Kesra

Unicharm Bekali Pengasuh Teknik “3 PAS” agar Lansia Tetap Bermartabat

×

Unicharm Bekali Pengasuh Teknik “3 PAS” agar Lansia Tetap Bermartabat

Sebarkan artikel ini
Unicharm Goes to Lansia: Ketika Perusahaan Popok Dewasa Jadi "Life Time Partner" Masyarakat.(Doc: Unicharm)
Unicharm Goes to Lansia: Ketika Perusahaan Popok Dewasa Jadi "Life Time Partner" Masyarakat.(Doc: Unicharm)

SinarHarapan.id-Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, di sebuah panti sosial di kawasan Cipayung, Jakarta Selatan, puluhan pengasuh lansia duduk melingkar. Mereka tak sekadar berkumpul, tetapi tengah menyerap ilmu baru: cara memakaikan popok dewasa yang benar, agar para manula yang mereka rawat tak hanya bersih, tapi juga bermartabat.

Kegiatan yang digagas PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Mulia 3 ini bukan sekadar seremoni. Di baliknya, ada keprihatinan terhadap masa depan Indonesia yang semakin “beruban”. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat, jumlah penduduk lanjut usia (di atas 60 tahun) telah mencapai 11,93 persen dari total populasi. Angka itu diproyeksikan melonjak hingga 20,90 persen pada 2050.

“Perubahan struktur demografi ini seperti bom waktu jika kita tidak siap,” ujar Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka, di sela acara, Rabu (11/12). Menurutnya, kesiapan tak hanya soal infrastruktur, tapi juga sumber daya manusia, terutama para pengasuh yang menjadi garda terdepan perawatan lansia.

Memasuki usia senja, penurunan fungsi fisik dan kognitif kerap membuat lansia kesulitan melakukan aktivitas dasar, termasuk buang air. Di sinilah peran pengasuh atau caregiver menjadi vital. Sayangnya, tidak semua pengasuh memiliki pemahaman memadai tentang perawatan yang tepat, terutama dalam menjaga higienitas.

“Kurangnya pemahaman bisa berdampak pada kesehatan kulit, risiko luka baring (decubitus), bahkan menurunkan rasa percaya diri lansia,” terang Nishioka.

Bukan Sekadar Popok: Unicharm Latih Pengasuh Panti demi Martabat Manusia Lanjut Usia.(Doc: Unicharm)
Bukan Sekadar Popok: Unicharm Latih Pengasuh Panti demi Martabat Manusia Lanjut Usia.(Doc: Unicharm)

Melalui program Unicharm Goes to Lansia, perusahaan yang dikenal dengan merek popok dewasa Lifree ini memberikan pelatihan praktis. Para pengasuh diajarkan memilih dan menggunakan popok sesuai kondisi lansia. Mulai dari tipe celana untuk yang masih bisa berjalan, hingga tipe perekat untuk lansia yang terbaring di tempat tidur.

Dalam pelatihan tersebut, Unicharm memperkenalkan panduan “3 PAS” untuk memilih popok dewasa:

  1. Tipe yang PAS: Sesuaikan dengan mobilitas lansia.

  2. Ukuran yang PAS: Ukur lingkar pinggang atau pinggul.

  3. PAS Nyaman di Badan: Pilih produk yang sesuai aktivitas, seperti Lifree Tipis & Nyaman Pants untuk yang aktif, atau Lifree Anti Bocor Tape untuk yang banyak berbaring.

Tak hanya teori, para pengasuh juga diajak praktik. Mereka belajar memiringkan badan lansia saat memasang popok tipe perekat, memastikan posisi tulang ekor tepat di tengah, hingga merekatkan pita secara bersilang untuk mencegah kebocoran.

Baca juga :Hari Kesehatan Nasional, Unicharm Gandeng IBI Edukasi Ibu-ibu Bogor

“Ternyata selama ini kami hanya memasang seadanya. Setelah tahu teknik yang benar, kami paham bahwa kenyamanan lansia itu detailnya sampai di situ,” tutur salah satu pengasuh antusias.

Langkah Unicharm mendapat sambutan hangat dari Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta. Ketua Sub Kelompok Pemberdayaan Peran Serta Dunia Usaha dan Bina Undian, Rita Indah Yulistanti, menilai edukasi ini krusial.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Unicharm terhadap peningkatan kompetensi para caregiver. Sanitasi dan kebersihan adalah fondasi kualitas hidup lansia. Sinergi seperti ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan panti yang lebih sehat, higienis, dan bermartabat,” ujar Rita.

Bagi Unicharm, kegiatan ini bukan proyek dadakan. Nishioka menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk bertransformasi dari sekadar produsen produk sanitasi, menjadi life time partner bagi masyarakat.

“Kami ingin mewujudkan masyarakat simbiosis yang sehat, nyaman, dan bahagia. Misi ini menyentuh semua fase kehidupan, mulai dari bayi, orang tua, hingga hewan peliharaan,” tegasnya.

Di akhir acara, Nishioka menyelipkan pesan global. Ia mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), memastikan tak ada satu pun individu yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas kehidupan yang bersih dan sehat—termasuk mereka yang berada di senja usianya.