SinarHarapan.id-Seorang anak laki-laki masih terus menunggu kepulangan ayahnya yang tak kunjung tiba. Sosok Bayu (Rendy Khrisna) lenyap begitu saja saat bekerja di sebuah proyek pembangunan. Kini, Yuda (Kiesha Alvaro) harus berjuang mengungkap rahasia kelam di balik hilangnya sang ayah dalam film horor “Tumbal Proyek”.
Film garapan sutradara Jero Point dan produser Dheeraj Kalwani ini tak sekadar mengandalkan hantuman atau kejutan. Di balik teror supranatural, “Tumbal Proyek” membungkus kisah tentang kehilangan, rasa bersalah, dan keberanian seorang anak mencari kebenaran meski nyawanya terancam.
Lokasi proyek yang gelap dan sunyi menjadi latar utama. Di sanalah, pembangunan yang seharusnya melambangkan kemajuan justru berubah menjadi arena mencekam. Kejadian aneh mulai bermunculan, perlahan membuka luka lama yang selama ini terkubur.
Baca juga : Film Netflix ‘Surat Untuk Muda-Mudaku’ Angkat Kisah Nyata dari Dalam Panti Asuhan
Pencarian Yuda membawanya ke sejumlah fakta mengerikan. Ia tak sendirian. Ada Laras (Callista Arum) yang turut terlibat dalam perjalanan penuh risiko itu. Sosok Bu Martha (Karina Suwandi) dan Mbah Tarmo (Fuad Idris) mempertebal lapisan drama keluarga sekaligus nuansa mistis. Mbah Tarmo digambarkan sebagai orang pintar di sekitar proyek yang tahu banyak tentang kejadian janggal di tempat tersebut.
“Film ini tidak hanya menampilkan teror, tetapi juga emosi kehilangan yang terasa nyata,” ujar produser Dheeraj Kalwani dalam keterangannya. Ia berharap penonton bisa merasakan kegelisahan Yuda yang terus bertanya: ke mana perginya ayah saya? Dan apakah proyek itu sengaja menimbun rahasia?
Dengan latar yang dekat dengan keseharian masyarakat—proyek pembangunan kerap kita jumpai di mana-mana—film ini mencoba mengangkat horor dari isu nyata. Pertanyaannya, berapa banyak proyek yang berdiri di atas luka dan kehilangan?
“Tumbal Proyek” akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 13 Maret 2026. Penantian panjang Yuda akan segera terjawab. Namun, jawaban itu mungkin lebih mengerikan dari yang dibayangkan siapa pun.


