Gaya Hidup

Siemens Healthineers Luncurkan SPECT/CT Pertama, Terobosan Deteksi Dini di Tengah Darurat Kanker Indonesia

×

Siemens Healthineers Luncurkan SPECT/CT Pertama, Terobosan Deteksi Dini di Tengah Darurat Kanker Indonesia

Sebarkan artikel ini
Symbia Pro.Specta Hadir di MRCCC Siloam: Bisa Tekan Angka Kematian 242.988 Jiwa per Tahun.(Doc)
Symbia Pro.Specta Hadir di MRCCC Siloam: Bisa Tekan Angka Kematian 242.988 Jiwa per Tahun.(Doc)

SinarHarapan.id-Di tengah lonjakan 408.661 kasus kanker baru setiap tahun di Indonesia, Siemens Healthineers secara resmi meluncurkan sistem pencitraan hybrid generasi terbaru, Symbia Pro.Specta. Peluncuran berlangsung di Booth Siemens Healthineers pada ajang “The 6th Siloam Oncology Summit 2026” di Hotel Shangri-La, Jakarta.(23/5)

Sistem SPECT/CT pertama di MRCCC Siloam Semanggi ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak akan deteksi dini dan terapi personal. Berdasarkan data Globocan 2022, kanker masih membunuh 242.988 orang setiap tahun di Tanah Air, dengan payudara, paru-paru, dan kolorektal sebagai tiga besar penyumbang kematian tertinggi.

“Setiap pasien memiliki karakteristik unik, sehingga perawatannya harus mencerminkan kebutuhan individual mereka,” ujar Alfred Fahringer, President Director Siemens Healthineers Indonesia, dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa Symbia Pro.Specta mampu memahami penyakit hingga tingkat molekuler, memberikan klinisi peta akurat untuk diagnosis dan terapi yang dipersonalisasi.

Teknologi ini menggabungkan pencitraan fungsional dan anatomi dalam satu sistem. Tidak seperti alat konvensional, Symbia Pro.Specta memungkinkan dokter melihat proses biologis tumor secara real-time. Hal ini krusial untuk bidang theranostics yang sedang berkembang pesat, di mana diagnosis dan terapi berjalan terintegrasi.

Keputusan meluncurkan alat ini di tengah KTT Onkologi Siloam yang mengusung tema “United by Unique” bukan tanpa alasan. Summit yang mempertemukan para ahli global tersebut menjadi panggung sempurna untuk menunjukkan bahwa pendekatan satu ukuran untuk semua sudah usang. Kanker stadium lanjut masih mendominasi pasien baru di Indonesia, cerminan lemahnya deteksi dini dan akses layanan komprehensif.

dr. Edy Gunawan, MARS, Executive Director MRCCC Siloam Semanggi Group, mengakui bahwa kehadiran Symbia Pro.Specta memperkuat kapabilitas kedokteran nuklir mereka. “Kami terus berkomitmen mengembangkan layanan onkologi berkelanjutan. Alat ini memungkinkan perencanaan terapi lebih personal, bukan sekadar menebak-nebak,” tegasnya.

Siemens Healthineers tidak hanya menyerahkan alat lalu pergi. Dalam summit tersebut, perusahaan memamerkan portofolio onkologi holistik: dari skrining berbasis AI, PET/CT lanjutan, hingga solusi terapi radiasi dan bedah. Pendekatan menyeluruh ini dirancang mendukung setiap fase perjalanan pasien—sejak diagnosis dini hingga masa survivorship.

Kemitraan dengan MRCCC Siloam Semanggi menegaskan visi bersama memperluas akses dan mengembangkan precision medicine di Indonesia. Dengan teknologi yang melampaui pencitraan konvensional, Symbia Pro.Specta diharapkan tidak hanya meningkatkan akurasi klinis, tetapi juga kualitas hidup pasien kanker di seluruh nusantara.