SinarHarapan.id-Usia bukan sekadar angka bagi KRISTAInterFOOD. Dalam perjalanannya selama 27 tahun, platform industri makanan dan minuman ini telah menjelma menjadi salah satu pilar penting ekosistem F&B nasional yang dibangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras anak bangsa. Momentum dua dekade lebih ini menjadi penegasan posisi KRISTAInterFOOD sebagai wadah strategis bagi pelaku usaha, inovator, dan pegiat kuliner Tanah Air.
Perjalanan panjang Krista Exhibitions di dunia pameran dimulai pada 1995 melalui penyelenggaraan pameran industri percetakan, kertas, dan kemasan. Namun, naluri bisnis yang tajam melihat potensi besar industri pangan nasional mendorong Krista memperluas fokus ke sektor makanan, minuman, teknologi pangan, dan kemasan melalui peluncuran Food n Pack pada tahun 2000. Tiga tahun berselang, platform tersebut bertransformasi dengan nama InterFOOD yang terus tumbuh dan akhirnya resmi diperkenalkan sebagai KRISTAInterFOOD pada tahun ini.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, dengan tegas menyatakan bahwa kesuksesan KRISTAInterFOOD bukanlah warisan melainkan buah dari perjuangan panjang yang dimulai dari nol. “InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana: menghadirkan panggung yang mumpuni bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia,” ujar Daud, di Jakarta, Rabu (24/6).
Sementara itu, Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menambahkan bahwa peluncuran identitas KRISTAInterFOOD merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan yang selama ini diberikan oleh komunitas industri. Menurutnya, kekuatan sebuah platform tidak ditentukan oleh nama melainkan oleh kepercayaan yang telah dibangun bersama para pemangku kepentingan.
“Selama bertahun-tahun, exhibitor, asosiasi, mitra industri, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan InterFOOD. KRISTAInterFOOD adalah refleksi dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama industri,” tutur Christina.
Pemerintah pun memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan platform ini. Hafiz Agung Rifai selaku Plt. Deputi Bidang Pengembangan dan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi KRISTAInterFOOD dalam memajukan sektor pariwisata melalui kuliner. Hal senada disampaikan Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian Reni Yanita yang menilai pameran ini sebagai ajang strategis mendorong daya saing produk dalam negeri.
Memasuki babak baru, KRISTAInterFOOD 2026 dipastikan hadir di venue megah NICE PIK 2. Lokasi yang lebih modern dengan kapasitas lebih besar ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman pameran berstandar internasional, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku industri untuk menjalin kemitraan lintas sektor.
Baca juga : 27 Tahun Berkiprah, KRISTAInterFOOD Tegaskan Komitmen Bangun Industri F&B Nasional
Beragam program unggulan turut memeriahkan gelaran tahun ini. La Cuisine Cooking Competition 2026 diproyeksikan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals Indonesia. Selain itu, Indonesia Coffee Art Battle dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, serta berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi akan menjadi magnet bagi para pelaku industri.
Kehadiran KRISTAInterFOOD tidak lepas dari sinergi dengan kementerian dan asosiasi seperti GAPMMI, PHRI, APRINDO, serta IPBS. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa platform yang dibangun anak bangsa ini telah menjelma menjadi ekosistem yang menghubungkan seluruh rantai industri F&B, dari hulu ke hilir.
Dengan dukungan penuh pemerintah, asosiasi, dan komunitas yang telah tumbuh bersama selama 27 tahun, KRISTAInterFOOD optimistis dapat terus menjadi platform terpercaya yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia. Kini, seluruh mata tertuju pada gelaran Agustus mendatang di NICE PIK 2, di mana ribuan pelaku industri akan kembali bertemu dalam semangat kebersamaan membangun industri F&B Nusantara yang lebih berdaya saing global.



