SinarHarapan.id-Di tengah gemerlap panggung “Super AI Night”, OMODA & JAECOO resmi memperkenalkan OMODA O4, kendaraan listrik yang mengusung julukan berani: First AI Car For Everyone. Peluncuran ini bukan sekadar debut produk, melainkan deklarasi tegas bahwa Indonesia telah dipilih sebagai garda terdepan revolusi mobilitas cerdas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Keputusan strategis ini disampaikan langsung oleh Shawn Xu, CEO OMODA & JAECOO International. Menurutnya, Indonesia dinilai sebagai pasar yang paling dinamis dan terbuka terhadap inovasi di dunia. “Kami memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk peluncuran global OMODA O4. Ini adalah bentuk keyakinan kami terhadap potensi pasar sekaligus kepercayaan bahwa konsumen Indonesia siap memimpin era baru mobilitas cerdas,” ujar Xu dalam pidatonya.(27/7)
OMODA O4 hadir dengan filosofi desain Cyber Mecha yang futuristis. Garis bodi tegas bak robot raksasa, lampu utama Cyber Lightning, dan siluet aerodinamis membuatnya tampak seperti kendaraan dari masa depan. Nuansa ini berlanjut ke dalam kabin yang dirancang dengan tema pesawat luar angkasa, dilengkapi tombol flip-start dan layar sentuh besar. Yang menarik, sistem hiburan di dalamnya mendukung gim bawaan dan gamepad nirkabel, menjadikan kabin bukan hanya ruang berkendara, tetapi juga pusat interaksi digital bagi penggunanya.
Baca juga :OMODA O4 Mendarat di Jakarta, Mobil AI Pertama di Dunia untuk Semua
Jantung teknologi OMODA O4 terletak pada Super AI Cockpit. Berbeda dengan sistem konvensional yang hanya merespons perintah, arsitektur Agentic AI ini dilengkapi dengan large language model (LLM) canggih yang mampu memahami maksud, belajar kebiasaan, bahkan mengenali kondisi emosional pengemudi. Hal ini diwujudkan melalui sepuluh AI Agent yang terbagi dalam dua kelompok utama: pemahaman perintah cerdas dan pendampingan personal, seperti menciptakan wallpaper sesuai selera atau memberikan rekomendasi musik dan berita secara real time.

OMODA & JAECOO Indonesia juga memperkenalkan pengembangan AI 2.0 sebagai langkah lanjutan. Teknologi ini akan menghadirkan kemampuan perencanaan perjalanan yang adaptif, pendamping berbasis emosi melalui teknologi voice cloning, serta fitur hiburan yang mengikuti tren terkini. Dengan integrasi ini, OMODA tidak hanya menghadirkan mobil, tetapi juga asisten digital yang hidup.
Dari sisi performa, OMODA O4 ditenagai motor listrik 160 kW dengan torsi 275 Nm, mampu melesat dari 0–100 km/jam dalam 7,1 detik. Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh menawarkan jarak tempuh hingga 553 km (NEDC) dalam sekali pengisian, dengan dukungan fast charging 119 kW yang hanya membutuhkan 22 menit untuk pengisian 20–80 persen.
Lebih dari sekadar peluncuran produk, malam itu juga menjadi tonggak sejarah bagi korporasi. OMODA dan JAECOO resmi hadir sebagai satu entitas di Indonesia. “Ini adalah babak baru. Dengan kekuatan dua merek dan visi yang sama, kami berkomitmen menghadirkan inovasi mobilitas cerdas yang lebih lengkap,” tambah Shawn Xu.
Mengakhiri malam yang spektakuler, OMODA & JAECOO menampilkan AiMOGA, sebuah ekosistem yang menampilkan robot humanoid Mornine dan robot anjing Argos. Kehadiran robot-robot ini menegaskan ambisi perusahaan bahwa AI bukan lagi sekadar teknologi di balik kemudi, melainkan pendamping cerdas dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah Indonesia, OMODA & JAECOO akan meluncurkan teknologi serupa ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat 2026, dengan target menjadikan AI sebagai kapabilitas utama di seluruh lini produk mereka mulai tahun 2027.


