SinarHarapan.id-Chery resmi mengumumkan harga mobil mungil yang telah dinanti-nanti sejak Mei lalu: Chery Q. Kehadirannya langsung memicu gelombang baru di segmen kendaraan listrik Rp 200 jutaan, memperketat persaingan dengan Geely EX2, Aion UT, dan Ora 03 yang lebih dulu mengaspal.
Chery Q hadir dalam dua varian: Pure dan Rizz. Harga normal dipatok Rp 249,9 juta untuk Pure dan Rp 269,9 juta untuk Rizz. Namun, selama GIIAS 2026 berlangsung, keduanya mendapat diskon spesial Rp 10 juta. Chery Q Pure menjadi Rp 239,9 juta, sementara Q Rizz turun menjadi Rp 259,9 juta.
“Harga spesial ini sebetulnya harga pre-book yang sudah dibuka sebelumnya. Kami perpanjang sampai akhir GIIAS 2026,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, di ICE BSD, Tangerang. “Setelah 9 Agustus, harga kembali normal, naik masing-masing Rp 10 juta.”(31/7)
Keputusan Chery mempertahankan harga spesial hingga akhir pameran bukan tanpa alasan. Antusiasme pasar terhadap model ini sejak pertama kali diperkenalkan pada 18 Mei hingga 25 Juli terbilang luar biasa. Lebih dari 6.000 unit telah dipesan dalam periode pre-book.
Baca juga :Chery J6T CSH Meluncur di GIIAS 2026, SUV Listrik dengan Jangkauan 1.000 Km
“6.000 sekian. Agustus kita sudah mulai bertahap pengiriman untuk batch pertama,” kata Budi. “Jadi ngikutin urutannya karena pemesanan via online itu enggak bisa saling selip.”
Bagi konsumen yang memesan selama GIIAS, pengiriman diperkirakan baru akan dilakukan pada Oktober hingga November 2026. Hal itu menunggu proses penyelesaian pengiriman gelombang pertama yang dimulai Agustus ini.

Secara desain, Chery Q mengusung bahasa membulat yang dipadukan dengan elemen modern. Mobil ini dibangun menggunakan platform kendaraan listrik terbaru Chery dengan kabin berkapasitas lima penumpang. Dimensinya cukup kompak: panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, tinggi 1.573 mm, dengan jarak sumbu roda 2.700 mm.
Di balik kap mesin, motor listrik tunggal penggerak roda depan menghasilkan tenaga 122 PS dan torsi 115 Nm. Angka yang cukup untuk meliuk-liuk di jalanan perkotaan. Baterai berkapasitas 42,7 kWh diklaim mampu menempuh jarak 400 km dalam siklus NEDC.
Fitur fast charging menjadi salah satu andalan. Chery mengklaim pengisian daya dari 30 hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu 16,5 menit. Tidak hanya itu, teknologi Vehicle to Load (V2L) berkapasitas 6,6 kW turut disematkan, memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik darurat untuk perangkat elektronik.
Chery Q juga dilengkapi dengan 20 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), mulai dari peringatan tabrakan hingga bantuan menjaga lajur. Fitur Autonomous Parking Assist dan kamera panoramik 540 derajat menjadi nilai tambah untuk membantu manuver di area sempit.
Dengan spesifikasi itu, Chery Q hadir bukan sekadar pelengkap, tetapi jawaban bagi konsumen muda yang menginginkan kendaraan listrik ringkas, bergaya, dan kaya fitur. Harga spesial Rp 239 juta selama GIIAS menjadi tawaran yang sulit ditolak, sekaligus sinyal bahwa peta persaingan EV di Indonesia akan semakin panas.
