Otomotif

Dari 2CV ke e-C3: Citroën Bawa Gaya Retro ke GIIAS 2026

×

Dari 2CV ke e-C3: Citroën Bawa Gaya Retro ke GIIAS 2026

Sebarkan artikel ini
Personalisasi ala Prancis: Citroën Sulap e-C3 dengan Sentuhan Legenda.(Doc : Redaksi)
Personalisasi ala Prancis: Citroën Sulap e-C3 dengan Sentuhan Legenda.(Doc : Redaksi)

SinarHarapan.id-Citroën tak sekadar pamer kendaraan di GIIAS 2026. Pabrikan Prancis itu membawa misi memperkenalkan filosofi kenyamanan khasnya. Di bawah naungan Stellantis, mereka menghadirkan tiga model andalan: ë-C3 All Electric, C3, dan C3 Aircross SUV.

Yang paling mencuri perhatian adalah ë-C3 bergaya retro. Konsep ini terinspirasi dari legenda Citroën 2CV yang lahir pada 1948 . Sentuhan warna Neo Vert Jade, jok Woven Cloth, dan velg klasik membuat e-C3 tampil beda tanpa kehilangan DNA kenyamanan merek .

“Kami ingin menginspirasi pelanggan mengekspresikan gaya personal,” ujar Ferdinan Hendra, Sales & Marketing Division Head Citroën Indonesia. Konsep retro ini siap dikembangkan jika respons pasar positif. Personalisasi menjadi nilai tambah di tengah persaingan otomotif yang kian ketat.

Sejarah mencatat, 2CV merupakan ikon otomotif Prancis dengan produksi lebih dari 5,1 juta unit dari 1948 hingga 1990 . Dijuluki “payung beroda empat”, mobil ini mampu membawa petani melintasi ladang tanpa memecahkan telur. Filosofi inilah yang kini dihidupkan kembali Citroën.

Citroën Advanced Comfort® menjadi jantung filosofi merek . Program ini menghadirkan suspensi yang meredam guncangan, kabin kedap suara, dan jok berlapis busa kepadatan tinggi. Pengemudi seolah melayang di atas jalan berkat “efek karpet terbang”.

Baca juga :Stellantis Brand House Kuatkan Jeep & Citroën, Umumkan Rencana Masuknya Leapmotor ke Indonesia

Dukungan purna jual pun menjadi perhatian utama. Saat ini, Citroën telah memiliki 52 jaringan dealer tersebar di berbagai kota Indonesia . Perusahaan menjamin ketersediaan suku cadang dalam waktu 1×24 jam dan layanan darurat 24 jam melalui Emergency Roadside Assistance (ERA) .

Pengunjung GIIAS 2026 juga dapat mencoba Race the Future Racing Simulator di booth Hall 3A. Simulator ini memberikan sensasi mengemudikan Citroën Ami dan mobil balap Formula E GEN3 Evo . Pengalaman interaktif menjadi cara Citroën mendekatkan merek kepada generasi muda.

Program penjualan menarik turut ditawarkan selama pameran. C3 Sport Edition dibanderol mulai Rp199,9 juta OTR Jakarta dengan gratis bensin dan paket aksesori . Sementara ë-C3 All Electric dapat dimiliki mulai Rp289,5 juta melalui program tukar tambah kendaraan lama.

Ferdinan menegaskan GIIAS menjadi momentum memperkuat pengalaman kepemilikan. “Kami memastikan semakin banyak konsumen merasakan kenyamanan Citroën,” katanya . Bunga kredit mulai 0 persen dan tenor hingga tujuh tahun menjadi daya tarik tambahan bagi calon pembeli.

Melalui perpaduan warisan klasik dan teknologi modern, Citroën membuktikan diri sebagai merek yang terus berevolusi. Kehadiran di GIIAS 2026 bukan sekadar pameran, melainkan pernyataan komitmen jangka panjang. Prancis telah tiba di Indonesia, dengan kenyamanan sebagai senjata utamanya.