SinarHarapan.id-Ruang pleno Jakarta International Convention Center padat oleh 1.500 dokter gigi. Di panggung utama, Dr. Praveen Sharma dari University of Birmingham bicara tentang microbiome. Bukan menghilangkan bakteri, tapi menjaganya.
Pakar global itu menjelaskan rongga mulut adalah komunitas mikroba terbesar kedua dalam tubuh. Lebih dari 700 spesies mikroorganisme hidup di sana. Selama ini masyarakat keliru menganggap semua bakteri harus dibasmi.
Miskonsepsi itu yang coba diluruskan Pepsodent di KPPIKG 2026. Forum ilmiah tiga tahunan FKG UI ini mengusung tema “Shaping the Future of Global Oral Health”. Di sinilah Pepsodent meluncurkan terobosan.
Namanya Pepsodent Pro.Care, pasta gigi pertama dengan teknologi Microbiome Active. Esperansa Hidayat dari Unilever Indonesia menyebut produk ini hasil riset bertahun-tahun para ilmuwan dari berbagai belahan dunia.
Baca juga :Pepsodent GumExpert Lab Beberkan Gusi sebagai Akar Masalah Mulut
Teknologi ini mengandalkan One Trillion Active Ions.– Cara kerjanya menyerupai prebiotik: menekan bakteri merugikan, mendukung bakteri baik. Keseimbangan microbiome mulut pun terjaga.–
Dr. Praveen menegaskan perawatan gigi modern bukan tentang sterilisasi. Ketika keseimbangan microbiome terganggu atau dysbiosis, bakteri jahat mendominasi. Plak, gigi berlubang, radang gusi, hingga bau mulut pun muncul.
Pepsodent Pro.Care menjawab tantangan itu dengan perlindungan hingga 24 jam.– Teksturnya unik: translucent gel dengan buliran halus. Sensasi bersih yang terasa kesat.– Enam varian tersedia untuk kebutuhan berbeda: Icy Fresh, Complete White, Multi Protection, Charcoal Deep Clean, Enamel Shield, dan Plaque Prevention.–
Perubahan gaya hidup modern membuat masyarakat Indonesia makin rentan masalah gigi. Banyak yang menilai kesehatan mulut hanya dari gigi bersih atau napas segar. Padahal indikator itu belum mencerminkan kesehatan menyeluruh.
Kesehatan microbiome mulut ternyata berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Menjaganya berarti melindungi kesehatan jangka panjang. Inilah paradigma baru yang dibawa Pepsodent ke hadapan para dokter gigi Indonesia.
KPPIKG 2026 menjadi momentum transformasi standar perawatan gigi dan mulut. Pepsodent ingin menginspirasi para dokter mengedukasi masyarakat. Bukan sekadar membersihkan, melainkan menjaga ekosistem mulut.
Esperansa menutup dengan optimisme. Inovasi berbasis sains yang mudah diakses ini akan membantu keluarga Indonesia.– Kesehatan gigi dan mulut yang lebih optimal bukan lagi mimpi.– Pepsodent Pro.Care hadir sebagai jawaban masa depan, hari ini.







