Gaya Hidup

Setelah Kerja, Ada “MasterGlass”: Heineken® Ubah Ritual Afterwork Jakarta

×

Setelah Kerja, Ada “MasterGlass”: Heineken® Ubah Ritual Afterwork Jakarta

Sebarkan artikel ini
The First Sip: Heineken® Mengajak Jakarta Berhenti Sejenak Sebelum Rush Hour.(Doc)
The First Sip: Heineken® Mengajak Jakarta Berhenti Sejenak Sebelum Rush Hour.(Doc)

SinarHarapan.id-Langit Jakarta mulai berubah jingga. Di ketinggian lantai 56, SKYE Rooftop Bar & Dining menyaksikan matahari terbenam perlahan. Di sanalah Heineken® meluncurkan konsep baru bernama Afterwork by Heineken® MasterGlass. Bukan sekadar menikmati bir, tapi merayakan momen setelah bekerja.

Ritual afterwork di kota metropolitan sering dimulai dari kantor. Meeting belum usai. Email masih berdatangan. Namun pikiran mulai melayang pada tegukan pertama bir dingin yang menyegarkan. Heineken® memahami momen itu. Mereka menyebutnya “The First Sip,” sebuah kampanye global yang lahir dari kegelisahan sederhana.

Menariknya, Heineken® tidak sekadar mengajak minum. Mereka membawa pengalaman belajar ke dalam suasana santai. Setiap pengunjung MasterGlass diajak mengenal standar Heineken® Star Serve. Mereka belajar teknik perfect pour, menuangkan bir dengan kemiringan gelas 45 derajat. Pengetahuan yang biasanya hanya dimiliki bartender profesional kini dibagikan.

“Insight kami sederhana,” ujar Kahfi Arif, Marketing Manager Heineken® PT Multi Bintang Indonesia Niaga. “Ada momen yang layak dinantikan. Di Indonesia, antisipasi itu bahkan bisa dimulai sebelum jam kerja benar-benar selesai.”(28/8) MasterGlass menjadi jawaban atas kerinduan akan pengalaman baru setelah lelah bekerja.

Selama lebih dari 150 tahun, Heineken® dibuat dengan bahan-bahan berkualitas. A-Yeast menjadi ciri khas yang tidak dimiliki bir lain. Pengalaman brewing diwariskan dari generasi ke generasi, dari Amsterdam hingga Jakarta. Konsistensi inilah yang menghadirkan rasa balanced, crisp, dan refreshing di setiap tegukan.

Baca juga :Studi Heineken®: 57% Fans Sulit Ajak Teman Nonton Bola, Kampanye Ini Jawabannya

MasterGlass mengubah sudut pandang tentang afterwork. Bukan lagi sekadar minum untuk melepas penat. Kini pengunjung bisa mencoba skill baru, menikmati suasana sore, dan bertemu orang-orang baru dalam satu pengalaman. Semua berlangsung di venue-venue terpilih dengan pemandangan kota yang memukau.

Di kota-kota besar Indonesia, perjalanan pulang sering kali menjadi momok. Kemacetan jam sibuk menyita waktu dan energi. Heineken® memahami hal ini. Mereka berkolaborasi dengan Grab melalui program No Rush Hour. Tujuannya membantu konsumen menuju venue dengan lebih nyaman, memberi lebih banyak waktu menikmati momen.

Inisiatif ini bukan tanpa alasan. Heineken® ingin mengubah kebiasaan terburu-buru pulang. Mereka mengajak orang berhenti sejenak, menikmati waktu bersama teman, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan. Sebuah perubahan kecil namun bermakna di tengah hiruk-pikuk kehidupan perkotaan.

Afterwork by Heineken® MasterGlass akan berlangsung hingga Oktober mendatang. Lebih dari 100 outlet berpartisipasi tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bali. Program ini terbuka untuk umum dengan konsep yang berbeda di setiap kota. Masing-masing menghadirkan suasana afterwork yang khas sesuai karakter kota.

Di tengah gemerlap lampu Jakarta malam, MasterGlass menawarkan lebih dari sekadar bir dingin. Ia menghadirkan makna baru tentang bagaimana menutup hari. Tentang berbagi cerita, tertawa, dan merayakan momen kecil yang sering terlewat. Tentang tegukan pertama yang dinanti, kini menjadi pengalaman yang tak terlupakan.