SinarHarapan.id – Di balik tumbuh kembang seorang anak, ada kebutuhan gizi yang menjadi fondasi penting bagi masa depannya. Asupan gizi yang baik mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh, sekaligus menjadi bekal bagi anak untuk tumbuh sehat dan aktif. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mengambil bagian, menghadirkan produk pangan berkualitas melalui proses yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, sekaligus berupaya memastikan kebutuhan gizi masyarakat dapat lebih mudah terpenuhi.
Melalui produk-produk berkualitas yang dihadirkan, JAPFA turut mengambil bagian dalam mewujudkan generasi anak Indonesia yang sehat, berkualitas, serta memiliki tumbuh kembang yang optimal sebagai bekal menjadi generasi penerus bangsa. Upaya JAPFA, menyediakan pangan bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas sebagai generasi penerus bangsa.
Salah satunya dilakukan dengan menyediakan sapi perah berkualitas serta memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya JAPFA bersama Greenfields untuk mendorong peningkatan populasi dan produktivitas sapi perah nasional, sekaligus memperkuat fondasi industri susu lokal agar mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di masa depan.
Komitmen tersebut diperkuat melalui rencana investasi terhadap populasi sapi perah sebanyak 998.565 ekor pada periode 2025–2029. Angka tersebut bukan sekadar jumlah, tetapi menggambarkan upaya membangun fondasi industri susu dari sumbernya meningkatkan ketersediaan sapi perah, produktivitas, serta kapasitas produksi susu nasional mencapai sekitar 4,5-5 juta ton per tahun.
Upaya memenuhi kebutuhan protein tersebut menjadi semakin bermakna ketika dikaitkan dengan kehidupan anak sehari-hari. Anak yang mendapatkan asupan gizi yang cukup memiliki bekal untuk tumbuh, belajar, bermain, dan mengeksplorasi dunia di sekitarnya dengan lebih baik. Dari meja makan di rumah, dari segelas susu, hingga beragam produk protein hewani yang hadir dalam keseharian keluarga, kebutuhan gizi pada akhirnya berbicara tentang satu hal yang lebih besar kesempatan bagi anak untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas. Foto dan Teks: SHID/Ruht Semiono














