Foto

SIG Perkuat Pasokan Semen Aceh, Produksi dan Distribusi Dipacu

×

SIG Perkuat Pasokan Semen Aceh, Produksi dan Distribusi Dipacu

Sebarkan artikel ini
Aktivitas penataan semen kantong Semen Andalas di area loading truck fasilitas Packing Plant PT Solusi Bangun Andalas di Lhokseumawe, Aceh.

SinarHarapan.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus memperkuat kapasitas produksi dan distribusi untuk memastikan ketersediaan semen di Aceh di tengah meningkatnya permintaan. Melalui sinergi jaringan operasional SIG Group, perusahaan melakukan penyesuaian pasokan dengan mengoptimalkan fasilitas produksi PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga dan Lhokseumawe serta packing plant PT Semen Padang di Malahayati. PT Semen Padang juga mengirimkan tambahan pasokan dari fasilitas Indarung guna mempercepat pemenuhan kebutuhan pasar.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, peningkatan permintaan membuat penyerapan stok di sejumlah titik distribusi berlangsung lebih cepat. Karena itu, SIG memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk menjaga distribusi tetap tertib dan efisien. Perusahaan juga melakukan pemantauan stok serta evaluasi harian guna memastikan pasokan merata. SIG menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa menaikkan harga, sekaligus mendorong distributor menjaga efisiensi agar harga semen di tingkat konsumen tetap terkendali dan terjangkau.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Kepala Operasional PT Wadah Suci Emy Rinaldi menyebut lonjakan permintaan yang terjadi pada pertengahan hingga akhir Juli kini berangsur stabil, dengan pasokan kembali berjalan lancar setiap hari. Hal senada disampaikan General Manager PT Andesmont Sakti Muhammad Agam Maulana yang menilai pasokan semen di Aceh telah kembali normal setelah sempat mengalami kendala. Keduanya mengapresiasi langkah SIG Group dalam menambah pasokan dan menata distribusi, sekaligus berharap stabilitas pasokan dapat terus dijaga untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan perbaikan rumah masyarakat di Aceh. Foto: SHID/Istimewa.