Gaya Hidup

1.280 Siswa SD Langkat Ikut OREO Berbagi Seru

×

1.280 Siswa SD Langkat Ikut OREO Berbagi Seru

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Perjalanan panjang program “OREO Berbagi Seru” akhirnya berlabuh di Kabupaten Langkat. Lokasi ini menjadi titik ketujuh sekaligus penutup rangkaian program tahun 2026 yang telah menyapa ribuan anak di berbagai penjuru Indonesia sejak awal tahun dengan penuh keceriaan dan harapan baru.

Sebanyak 1.280 siswa Sekolah Dasar di Langkat terlibat langsung dalam kegiatan edukasi yang dikemas penuh keceriaan dan kegembiraan. OREO kembali menggandeng Indonesia Mengajar untuk menghadirkan pengalaman belajar menyenangkan, melibatkan guru, orang tua, dan komunitas setempat dalam satu ekosistem pendidikan yang utuh, berkelanjutan, dan bermakna.

Sepanjang 2026, program ini telah menjangkau lebih dari 7.000 anak Indonesia. Tujuh provinsi disambangi, mulai dari Banten, Jawa Barat, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, hingga berakhir di Sumatera Utara. Perjalanan itu menemukan beragam cerita dan semangat belajar yang menginspirasi banyak pihak di setiap daerah.

Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Muhammad Yunus, Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum Ahli Muda, menyampaikan apresiasi karena program ini selaras dengan upaya pemberdayaan guru melalui program “Guru Penggerak” yang diinisiasi sejak 2024 untuk mencetak agen transformasi pendidikan yang berpusat pada peserta didik.

“Kami percaya program ini mampu mendorong para guru menciptakan pengalaman belajar yang seru dan bermakna, melalui metode yang mengintegrasikan unsur bermain, interaksi, dan kreativitas,” ujar Yunus. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh terus diterapkan setelah kegiatan berakhir, baik oleh guru maupun orang tua yang mendampingi anak belajar di rumah.

Baca juga :OREO Berbagi Seru di Bumi Sriwijaya, 625 Anak Sumsel Belajar Sambil Bermain

Anggya Kumala, Marketing Director Mondelēz Indonesia, menjelaskan bahwa belajar tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis semata. Anak juga perlu mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan bekerja sama, dan kepercayaan diri. Semangat itulah yang menjadi dasar pelaksanaan program “OREO Berbagi Seru” di berbagai daerah.

“Kegiatan bermain yang dekat dengan dunia anak dapat dimanfaatkan sebagai jembatan membangun interaksi belajar yang lebih positif antara siswa, guru, dan orang tua,” kata Anggya. OREO mendistribusikan 270 alat belajar seru untuk meningkatkan Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris sesuai kurikulum nasional yang berlaku.

Selama 16-21 September 2026, digelar pelatihan bagi 35 guru, 70 orang tua, dan 35 anggota komunitas. Guru diperkenalkan pada filosofi belajar seru dan panduan pemanfaatan alat belajar melalui simulasi di kelas. Orang tua mendapat wawasan tentang perkembangan anak dan cara menghadirkan aktivitas belajar interaktif di rumah.

Evi Destari Br Tarigan, guru SD Negeri 050647 Timbang Lawan, mengaku mendapat banyak inspirasi berharga. “Saat anak merasa senang, mereka menjadi lebih aktif bertanya, lebih berani mencoba, dan lebih mudah terlibat dalam pembelajaran,” ujarnya. Ia berkomitmen terus menghadirkan keseruan belajar di ruang kelas hingga nanti.

Siti Fatimah, perwakilan orang tua siswa, merasakan manfaat serupa. Ia kini lebih paham bahwa mendampingi anak belajar bisa dilakukan melalui permainan, obrolan, atau aktivitas sederhana yang disukai anak. Anggya menutup dengan harapan lahirnya Generasi SERU: Solutif, Eksploratif, Responsif, dan Unggul menghadapi tantangan masa depan.