Kesra

Siap Perkuat Verifikasi Produk Halal di Luar Negeri, BPJPH Apresiasi PT Anindya Wiraputra

×

Siap Perkuat Verifikasi Produk Halal di Luar Negeri, BPJPH Apresiasi PT Anindya Wiraputra

Sebarkan artikel ini

Lembaga Anindya memberikan dukungan penting bagi BPJPH dalam memperkuat kerja sama dan pengembangan ekosistem jaminan produk halal.

Haikal Hasan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyerahkan Surat Keputusan penunjukan PT Anindya Wiraputra Konsult (ANINDYA)

SinarHarapan.id-;Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengapresiasi keikutsertaan PT Anindya Wiraputra Konsult dalam gelaran The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026, forum internasional Halal 20 (H20) ke-5 yang mengusung tema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy.” Kehadiran ANINDYA dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan kerja sama dan kemitraan dalam pengembangan ekosistem halal Indonesia di tingkat global.

H20 2026 yang diselenggarakan BPJPH tersebut dihadiri sekitar 450 peserta dari 48 negara bertempat di Trans Hotel Jakarta, mempertemukan berbagai pemangku kepentingan industri halal, pemerintah, lembaga pemastian halal, pelaku usaha, serta mitra internasional untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama dalam perdagangan dan ekonomi halal global.

Direktur Kemitraan dan Kerja Sama BPJPH, Fertiana Santy, mengapresiasi partisipasi ANINDYA dalam mengikuti gelaran internasional tersebut. Menurutnya, keterlibatan lembaga mitra memberikan dukungan penting bagi BPJPH dalam memperkuat kerja sama dan pengembangan ekosistem jaminan produk halal.
“Ya, sangat baik sekali, sangat antusias. Artinya, keikutsertaan mereka itu sangat men-support BPJPH. Kita juga bisa terbantu dengan support mereka,” ujar Santy di Trans Hotel Jakarta, Cibubur, Minggu (20/09/2026).

Ia menilai kolaborasi antara BPJPH dengan perusahaan mitra seperti ANINDYA merupakan bentuk kerja sama strategis yang diperlukan untuk membangun sistem jaminan produk halal secara komprehensif.
“Jadi, satu kerja sama yang cukup strategis antara BPJPH dan lembaga mitra. Ini sangat kita nantikan, karena tanpa kerja sama, tanpa kemitraan, tentu kita tidak bisa berkembang secara baik secara komprehensif,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Manajer Lembaga Pemastian Produk Halal Luar Negeri (LPPH) ANINDYA, Muchdy Lubis, menyampaikan apresiasi kepada BPJPH atas kepercayaan yang diberikan kepada Anindya sebagai badan pelaksana verifikasi produk halal di luar negeri.
“Terima kasih kepada BPJPH karena kami sudah ditunjuk sebagai badan pelaksana verifikasi produk halal di luar negeri,” ujar Muchdy.

Ia menjelaskan, kesiapan ANINDYA didukung oleh keberadaan sejumlah cabang di luar negeri serta jaringan afiliasi yang telah tersebar di lebih dari 70 negara. Selain itu, Anindya juga memiliki pengalaman sejak 2019 yang menjadi modal dalam menjalankan tugas verifikasi produk halal di luar negeri.
“Dari kami kesiapannya untuk kami didukung oleh beberapa cabang di luar negeri. Kemudian juga afiliasi kami sudah tersebar lebih dari 70 negara. Jadi untuk kesiapan kami karena sudah punya pengalaman dari 2019, jadi kami merasa kami sudah siap untuk menjalankan ini,” katanya.

Menurut Muchdy, keikutsertaan ANINDYA dalam H20 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kesiapan lembaganya kepada para pemangku kepentingan halal internasional.
“Kami menyambut baik acara ini, terutama menginformasikan kepada pihak luar dari pihak LHLN bahwa kita siap untuk melakukan verifikasi di luar negeri dan pelaksanaannya adalah oleh pelaksana yang sudah mempunyai pengalaman yang sangat baik,” ujarnya.

Kemudian, Muchdy juga menanggapi pandangan yang menyebut proses pemastian produk halal dapat menghambat arus barang impor ke Indonesia. Ia menilai pelaksanaan pemastian produk halal tidak menjadi hambatan apabila dilakukan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Untuk prosesnya sebenarnya tidak ada masalah. Karena dibandingkan dengan proses yang ada, sama sekali tidak menghambat. Karena secara dokumentasi tidak ada persyaratan impor dan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, ANINDYA telah mempersiapkan aspek dokumentasi untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut. Kerja sama dengan para eksportir di luar negeri juga disebut berjalan secara kooperatif.
“Pada pelaksanaannya secara dokumentasi kita sudah siap. Dan kerja sama dengan eksportir yang ada di luar negeri, mereka juga sangat kooperatif dan menyambut baik dengan program ini, sangat siap menjalankan tugas dari BPJPH,” katanya.

Apresiasi terhadap keterlibatan ANINDYA juga disampaikan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Jaminan Produk Halal BPJPH, Indrayani.

Ia mengatakan, keterlibatan ANINDYA dalam H20 2026 terlihat dari dukungan personel maupun berbagai kebutuhan kegiatan yang dipersiapkan secara langsung.
‘Saya lihat dengan mata saya sendiri, Anindya langsung melakukan, tidak main-main. Mereka menerjunkan baik personel maupun barang-barangnya itu dengan luar biasa,” ungkap Indrayani.

Menurutnya, keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa ANINDYA melihat H20 sebagai kegiatan positif yang penting bagi pengembangan sektor halal.
“Seperti ANINDYA itu saya pikir suatu apresiasi juga untuk mereka, bahwa mereka juga melihat kegiatan ini menjadi hal positif untuk mereka sendiri,”  katanya.

Indrayani menambahkan, partisipasi ANINDYA secara tidak langsung turut memberikan kontribusi terhadap kemeriahan gelaran H20 2026 sebagai bagian dari agenda penguatan jejaring halal internasional.

Sebagai informasi, ANINDYA berdiri di Bandung pada Agustus 1982, merupakan perusahaan survei independen yang memberikan layanan pengawasan kualitas dan kuantitas untuk industri batu bara dan mineral, sektor minyak dan gas, begitu juga survei kapal laut.

ANINDYA juga mendapatkan izin dari Dirjen Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, untuk dapat melakukan verifikasi barang impor di beberapa komoditi seperti besi baja, makanan minuman, obat tradisional, mainan anak, sepatu, pakaian jadi, elektronik, dll. Anindya memiliki kantor cabang dan laboratorium terletak di banyak lokasi strategis di seluruh Indonesia. Dalam memberikan pelayanan untuk klien internasional kami, ANINDYA juga memiliki kantor di beberapa negara yaitu Cina, India, Singapura, Bangladesh, dan Vietnam.