SinarHarapan.id-Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan perawatan diri telah mengalami pergeseran fundamental. Kecantikan tidak lagi dipandang sekadar tampilan luar, melainkan mencakup kesehatan tubuh, kenyamanan, kepercayaan diri, dan kualitas hidup secara menyeluruh.
Menjawab perubahan paradigma tersebut, Bamed menghadirkan layanan estetika dan wellness komprehensif dengan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan kesehatan perempuan, manajemen berat badan, peremajaan kulit, hingga intimate wellness.
dr. Yassin Yanuar Mohammad, Sp.OG, Subsp.FER, M.Sc, Chief Executive Officer Bamed, menjelaskan bahwa masyarakat kini mulai memiliki pemahaman lebih luas mengenai kesehatan. “Bukan hanya soal mengatasi keluhan yang terlihat, tetapi juga menjaga berbagai aspek tubuh secara menyeluruh. Karena kesehatan kulit, bentuk tubuh, dan kesehatan area intim memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan, kepercayaan diri, dan wellbeing seseorang,” ujarnya di Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut dr. Yassin, di era sekarang tubuh bukan lagi sekadar penampilan, melainkan aset yang berkontribusi pada kepercayaan diri dan kualitas hidup. Karena itu, tubuh perlu dikelola dengan pendekatan menyeluruh, terukur, dan ditangani oleh ahlinya. “Bagi kami, inovasi tidak hanya harus menarik atau populer, tetapi juga harus memiliki dasar medis yang jelas. Fokus kami bukan hanya sekadar menghadirkan teknologi terbaru, tetapi memastikan teknologi tersebut benar-benar dapat menjadi solusi,” tegasnya.

dr. Ratu Abigail Audity, B.Med.Sc, M.Si, Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir terjadi perubahan signifikan dalam cara masyarakat memahami kecantikan dan wellness. Jika sebelumnya perawatan diri lebih banyak berfokus pada wajah, kini kebutuhan berkembang ke full body care seperti perawatan kulit tubuh, intimate wellness, hingga body recomposition. “Perubahan ini bukan hanya sekadar tren, tetapi bukti adanya peningkatan kesadaran terhadap body confidence yang kini menjadi bagian dari personal branding,” ujar dr. Audy.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian serius adalah intimate wellness. dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., FAUCICOG., MM., MARS, menjelaskan bahwa intimate wellness mulai dipahami sebagai bagian penting dari kesehatan perempuan secara menyeluruh. “Seiring bertambahnya usia, setelah proses persalinan, atau adanya perubahan hormonal, perempuan dapat mengalami berbagai perubahan pada area intim yang sebenarnya wajar, namun tetap perlu mendapatkan perhatian tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi seperti penurunan elastisitas, vagina kering, inkontinensia urine ringan, vaginismus, hingga disfungsi seksual perempuan tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga emosional dan kepercayaan diri. Melalui teknologi Femilift, Bamed menghadirkan pendekatan intimate rejuvenation berbasis medis yang memanfaatkan energi termal untuk merangsang regenerasi jaringan dan meningkatkan produksi kolagen. “Dengan inovasi ini, perempuan kini memiliki pilihan perawatan lebih efektif tanpa harus melalui prosedur invasif dengan waktu pemulihan panjang,” tambah dr. Yeni.
Sementara itu, dr. Maryam, Sp.GK, menyoroti pengelolaan berat badan yang kini dilihat secara lebih luas. “Tujuannya bukan hanya menurunkan angka di timbangan, tetapi bagaimana seseorang memiliki komposisi tubuh yang lebih sehat,” ujarnya. Melalui konsep One Stop Slimming, Bamed menggabungkan evaluasi medis, konsultasi nutrisi, perubahan gaya hidup, dan dukungan teknologi seperti Emsculpt Neo yang menggabungkan HIFEM+ dan Radiofrequency untuk membantu pembentukan otot sekaligus pengurangan lemak.
dr. Khalishaturrahmi Nasution, Sp.D.V.E, menambahkan bahwa skin rejuvenation seperti chemical peeling kini banyak diminati karena prosedurnya praktis dan dapat membantu berbagai permasalahan kulit. “Tujuan kami mengoptimalkan karakteristik alami setiap individu agar terlihat lebih sehat, segar, dan natural,” tutupnya.

