Otomotif

Hino Bangun Ekosistem Vokasi di GIIAS 2026, Siapkan Mekanik Andal untuk Indonesia

×

Hino Bangun Ekosistem Vokasi di GIIAS 2026, Siapkan Mekanik Andal untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini
Dari Kurikulum ke Dunia Kerja, Hino dan Dealer Perkuat Pendidikan Vokasi Niaga.(Doc)
Dari Kurikulum ke Dunia Kerja, Hino dan Dealer Perkuat Pendidikan Vokasi Niaga.(Doc)

SinarHarapan.id-PT Hino Motors Sales Indonesia menggelar panel diskusi strategis di GIIAS 2026. Bertajuk “Membangun Generasi Vokasi Unggul untuk Industri Transportasi Indonesia Masa Depan”, acara ini menghadirkan pemerintah, akademisi, dan jaringan dealer. Mereka membahas pentingnya sinergi menciptakan tenaga kerja kompeten di bidang kendaraan niaga.

Susilo Darmawan, Sales & After Sales Director HMSI, membuka diskusi dengan pernyataan tegas. “Mendukung dunia pendidikan merupakan bagian dari kontribusi Hino untuk Indonesia,” ujarnya. Kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci mencetak lulusan siap kerja. Kebutuhan industri transportasi yang terus berkembang menuntut kesiapan SDM berkualitas.

Diskusi menghadirkan Arie Wibowo Khurniawan, Direktur SMK Kemendikdasmen, sebagai narasumber. Ia menekankan peran strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan SDM industri. “Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci agar lulusan siap bekerja,” katanya. Perkembangan teknologi yang cepat juga harus diikuti oleh kurikulum yang adaptif.(3/8) 

Dari sisi industri, Pieter Andre selaku Hino Academy & Customer Center Division Head turut berbicara. Hino Indonesia Academy menjadi pusat peningkatan kompetensi bagi mekanik dan pengemudi. Program pelatihan disusun mengikuti perkembangan teknologi kendaraan terkini. Peserta selalu memiliki kemampuan teknis yang selaras dengan kebutuhan pasar.

Baca juga :Hino Luncurkan Bus RM 280 ABS Retarder di GIIAS 2026, Usung Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang

Christian Hemasurya, Direktur PT Duta Cemerlang Motors, mewakili jaringan dealer dalam diskusi. Menurutnya, lulusan vokasi lebih siap beradaptasi di dunia kerja. “Mereka memahami budaya industri dan mampu memberikan layanan lebih baik,” ujarnya. Keberadaan lulusan kompeten sangat membantu proses rekrutmen dan pelatihan awal.

Hino mewujudkan komitmen ini melalui program Hino Indonesia Partnership School atau HIPS. Kemitraan ini menghubungkan sekolah kejuruan dengan dunia industri secara langsung. Kurikulum diselaraskan, guru dilatih, dan media pembelajaran disediakan. Sertifikasi kompetensi hingga praktik kerja industri menjadi bagian dari program tersebut.

HIPS memberikan pengalaman belajar yang lebih relevan bagi para siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan. Standar industri kendaraan niaga menjadi acuan utama dalam proses pembelajaran. Lulusan pun memiliki kesiapan kerja yang lebih matang dan terukur.

Hino Indonesia Academy terus mengembangkan berbagai program pelatihan profesional. Materi pelatihan selalu diperbarui mengikuti teknologi terbaru dari Hino. Kemampuan teknis peserta pun selalu selaras dengan kebutuhan industri. Layanan terbaik kepada pelanggan menjadi tujuan akhir dari seluruh program ini.

Peran dealer tidak berhenti sebagai tempat magang semata. Mereka juga turut membina kompetensi siswa selama praktik kerja industri. Peluang karier dibuka bagi lulusan yang telah memenuhi standar kualifikasi. Proses pengembangan talenta berlangsung berkesinambungan dari bangku sekolah hingga dunia kerja.

Sinergi antara pemerintah, Hino, dan dealer menciptakan ekosistem vokasi yang kuat. Generasi muda Indonesia pun memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri transportasi. Pelanggan mendapatkan layanan dari tenaga profesional yang andal. Operasional armada pun berjalan lebih aman, produktif, dan berkelanjutan untuk masa depan.


Jumlah kata: 494 kata