Internasional

Gubernur Bank Sentral: Perbankan UEA Tetap Stabil

×

Gubernur Bank Sentral: Perbankan UEA Tetap Stabil

Sebarkan artikel ini

Gubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama, menegaskan bahwa seluruh institusi keuangan di negara tersebut masih beroperasi normal dan mampu melayani masyarakat tanpa gangguan.

SinarHarapan.id – Di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah, sektor perbankan dan keuangan Uni Emirat Arab (UEA) dinilai tetap berada dalam kondisi kuat dan stabil.

Gubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama, menegaskan bahwa seluruh institusi keuangan di negara tersebut masih beroperasi normal dan mampu melayani masyarakat tanpa gangguan.

Balama mengatakan, bank, lembaga keuangan, dan perusahaan asuransi di UEA tetap menjalankan operasionalnya secara efisien di seluruh wilayah negara itu. Sistem layanan keuangan juga terus berjalan lancar meski kawasan menghadapi berbagai perkembangan politik dan ekonomi.

“Sektor perbankan dan keuangan UEA terus menunjukkan tingkat ketahanan dan stabilitas tertinggi,” ujar Balama dalam pernyataan pers yang disampaikan di Abu Dhabi, Kamis (5/3/2026).

Gubernur Bank Sentral UEA, Khaled Mohamed Balama. (Foto: UEA Embassy Jakarta)

Warisan Stabilitas Lebih dari Lima Dekade

Balama menjelaskan bahwa stabilitas sistem keuangan UEA tidak muncul secara tiba-tiba. Selama lebih dari lima dekade, Bank Sentral UEA telah membangun fondasi yang kuat bagi sistem perbankan nasional.

Menurut dia, lembaga tersebut berperan penting dalam menjaga ketahanan sistem keuangan negara. Hal itu dilakukan melalui kebijakan pengawasan, tata kelola yang disiplin, serta penguatan kerangka regulasi yang terus diperbarui.

Ia menilai visi kepemimpinan nasional UEA juga berperan besar dalam membentuk sistem keuangan yang tangguh. Berkat arah kebijakan tersebut, sektor perbankan mampu bertahan menghadapi berbagai gejolak global maupun regional.

Balama menambahkan, meskipun kawasan Timur Tengah beberapa kali mengalami ketegangan geopolitik, sistem keuangan UEA tetap mampu beradaptasi. Kondisi ini bahkan memperkuat posisi negara tersebut sebagai salah satu pusat keuangan regional dan global.

“Bank Sentral dan sektor keuangan UEA secara konsisten menunjukkan kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan terus tumbuh,” kata Balama.

Fondasi Sistem Keuangan yang Kuat

Ia menuturkan bahwa ketahanan sistem perbankan UEA didukung oleh sejumlah faktor penting. Di antaranya tata kelola lembaga yang kuat, manajemen risiko yang proaktif, serta diversifikasi sektor keuangan.

Selain itu, institusi keuangan di negara tersebut juga memiliki kesiapan tinggi untuk merespons perkembangan regional yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi.

Fondasi tersebut, menurut Balama, menjadikan sistem perbankan UEA mampu menjaga kepercayaan investor dan masyarakat internasional. Hal ini juga memperkuat citra UEA sebagai tujuan investasi yang aman.

Modal dan Likuiditas Tetap Tinggi

Dari sisi kinerja keuangan, sektor perbankan UEA menunjukkan indikator yang kuat. Rasio kecukupan modal perbankan saat ini mencapai sekitar 17 persen.

Sementara itu, Rasio Cakupan Likuiditas berada di atas 146,6 persen. Angka tersebut jauh melampaui batas minimum yang direkomendasikan lembaga pengawas keuangan internasional.

Kondisi ini menunjukkan bahwa bank-bank di UEA memiliki cadangan modal dan likuiditas yang memadai untuk menghadapi berbagai risiko ekonomi.

Total aset sektor perbankan dan keuangan UEA juga terus bertumbuh. Saat ini nilainya telah melampaui 5,42 triliun dirham Uni Emirat Arab.

Balama mengatakan, besarnya aset tersebut mencerminkan kapasitas lembaga keuangan untuk memenuhi kewajiban serta menopang aktivitas ekonomi nasional.

Infrastruktur Keuangan Tetap Andal

Selain kekuatan modal, stabilitas sektor keuangan juga ditopang oleh infrastruktur sistem pembayaran yang modern. Balama memastikan bahwa seluruh sistem pembayaran nasional berjalan dengan stabil.

Ia menyebutkan bahwa teknologi keuangan yang digunakan di UEA dirancang untuk memastikan layanan perbankan tetap aman dan lancar.

“Sistem perbankan, sistem pembayaran, dan infrastruktur keuangan nasional UEA terus beroperasi dengan efisiensi dan stabilitas penuh,” ujarnya.

Menurut Balama, kerangka teknologi tersebut juga menjamin keberlangsungan layanan keuangan tanpa gangguan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Manajemen Risiko yang Ketat

Bank dan lembaga keuangan di UEA juga menerapkan sistem manajemen risiko yang ketat. Kerangka kerja yang digunakan mengikuti standar internasional dan praktik terbaik global.

Melalui pendekatan ini, institusi keuangan mampu mengidentifikasi potensi risiko lebih dini. Mereka juga dapat mengambil langkah mitigasi secara cepat.

Balama menilai sistem tersebut membuat sektor perbankan UEA memiliki kemampuan tinggi untuk menghadapi tantangan baru.

Selain itu, Bank Sentral UEA juga terus berkoordinasi dengan berbagai otoritas terkait. Kerja sama ini dilakukan untuk memantau perkembangan ekonomi dan memastikan kesiapan operasional sektor keuangan.

Pengawasan Ketat dari Bank Sentral

Sebagai otoritas pengawas, Bank Sentral UEA secara rutin memantau indikator stabilitas keuangan di seluruh sektor perbankan. Pemantauan tersebut mencakup kondisi likuiditas hingga kesehatan lembaga keuangan.

Balama menjelaskan bahwa pihaknya juga melakukan penilaian berkala serta uji ketahanan terhadap sistem keuangan.

Langkah ini bertujuan memastikan sektor perbankan tetap mampu menghadapi berbagai kemungkinan tekanan ekonomi.

Selain itu, Bank Sentral UEA juga menerapkan kebijakan kehati-hatian yang komprehensif. Kebijakan tersebut mencakup instrumen moneter maupun regulasi pengawasan.

Dengan kerangka tersebut, bank sentral dapat mengambil langkah cepat bila diperlukan untuk menjaga stabilitas sektor keuangan.

Menjaga Kepercayaan dan Stabilitas

Di akhir pernyataannya, Balama menegaskan kembali komitmen Bank Sentral UEA dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Ia mengatakan lembaganya akan terus memantau perkembangan situasi regional secara cermat.

Selain itu, bank sentral juga memastikan kesiapan operasional seluruh sistem perbankan tetap terjaga.

“Bank Sentral akan terus menjaga kesiapan operasional penuh dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk melindungi pencapaian lebih dari lima dekade kemajuan,” ujar Balama.

Menurut dia, stabilitas sektor keuangan menjadi bagian penting dari upaya UEA mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di masa depan.