SinarHarapan.id – Kelompok sukarelawan Desa untuk Ganjar Pranowo (Desgan) menggelar turnamen bola voli di Kota Serang, Banten sekaligus untuk memeringati Hari Stroke Sedunia pada Minggu (29/10/2023).

Koordinator Des Ganjar Banten, Agus Wisas berharap kegiatan yang diadakan kali ini dapat memotivasi warga untuk rutin berolahraga salah satunya dengan bermain bola voli.

“Kegiatan hari ini kita (menggelar) turnamen bola voli yang diikuti oleh ibu-ibu dan anak-anak milenial. Masyarakat di sini inginnya voli. Masyarakat di sini penyuka olahraga voli,” ujarnya.

Agus mengatakan, Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden Mahfud MD juga dikenal rajin berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh yang dapat menunjang dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Kebiasaan baik Ganjar-Mahfud itu disampaikan kepada para pemain maupun warga yang menonton turnamen bola voli kali ini di Lapangan terbuka Kelurahan Banjarsari Kecamatan Cipocokjaya Kota Serang, Banten.

“Yang pertama, kita mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Menampung aspirasi masyarakat untuk Pak Ganjar, agar masyarakat berolahraga minimal 20 menit sehari. (Dalam rangka) di hari stroke sedunia,” tutur Agus.

Menurut hasil penelitian ahli yang dia dapatkan, berolahraga selama minimal 20 menit per hari dapat mengurangi risiko terkena penyakit stroke sehingga dia pun mengimbau warga untuk rutin berolahraga.

Penyelenggaraan turnamen bola voli kali ini mendapatkan respons positif dari warga lantaran banyak yang menggemari olahraga tersebut saat ini seperti diakui salah seorang warga bernama Tuti.

“Kalau olahraga voli itu sangat diminati di sini. Karena, olahraga ini bisa diikuti oleh semua kalangan. Dari anak-anak sampai yang dewasa bahkan yang (usia) lanjut pun ada,” katanya.

Tanggapan serupa juga disampaikan salah seorang pemain voli putri bernama Salza yang berhasil mendapatkan juara bersama timnya pada turnamen bola voli kali ini.

“Menurut aku bagus bisa memotivasi atlet serang karena banyak atlet-atlet dari luar yang bagus-bagus. Nanti, bisa jadi batu loncatan buat atlet-atlet di Serang,” ujarnya.

Pemain voli berusia 18 tahun itu mengaku cukup puas meraih juara para turnamen yang diadakan sukarelawan Desgan meskipun awalnya dia menyadari para pemain timnya belum maksimal.

“Cukup baik (hasilnya karena) timnya kompak. Mungkin, kalau awal-awal masih penyesuaian lapangan jadinya kurang komunikasi (antarpemain),” kata Salza. (*)