Qarrar Firhand selalu disiplin dan konsistens mempelajari catatan waktu dan settingen gokartnya sehabis latihan. (Dok/SH.ID).

WSK Championship Cup Round 1 

SinarHarapan.id – Pembalap muda Qarrar Firhand sukses di ajang balap nasional Italia selama dua tahun beruntun dengan menjalani dua kelas: Mini Rok dan Junior. Ia bahkan mencatat sejumlah prestasi juara dan podium di beberapa seri.

Dua tahun menjalani balapan di pentas nasional Italia, kini Qarrar hengkang ke balapan profesional dan berlomba melaran puluhan juara nasiona dari berbagai negara. Terkini, ia tampil di balapan pembuka 2024 WSK Championship Cup Round 1, di Sirkuit South Garda Karting, Lonato, Italia, Kamis-Minggu (18-21/1/2024), putra mantan pembalap Formula Firhand Ali dan Aimaa Firhand ini mencapai posisi terbaik di 10 besar.

Kalau selama dua tahun bermukim di Italia, Qarrar lebih banyak tampil di pentas nasional, mulai tahun ini, pembalap yang hobi golf dan sepakbola ini sudah beralih ke tingkat professional, di mana lawan-lawannya datang dari berbagai negara dari lima benua di dunia.

Dan, Qarrar Firhand yang akrab disapa Al ini membuktikan diri sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih posisi terbaik di ajang profesional ini dengan finis 10 besar. Pada Balapan yang ikuti oleh 66 pegokart di kelas Junior dari berbagai negara ini, juga merupakan salah satu rangkaian WSK series yang merupakan kompetisi balap gokart tertinggi di Eropa.

Mulai balapan sejak Jumat (19/1/2024), Qarrar Firhand menempati posisi ke 14 dari hasil sesi qualifying practice 1. Peserta yang terbagi atas 5 grup dan masing-masing grup terdiri atas 24-25 orang yang lantas di perlombakan per 2 grup untuk setiap heat dari total 4 heat yang akan menentukan maju ke babak berikutnya yaitu babak Pre Final.

Qarrar Firhand saat melaju di seri 1 WSK Championshiop di Sirkuit South Garda, Lonato, Italia, akhir pekan kemarin. (Dok/SH.ID).

Pada sesi heat hasil terbaik yang dicapai Qarrar adalah finish di posisi ke 3, dari total 4 heat yang dilombakan. Sesi Pre Final di mulai pukul 10.44 waktu setempat pada Minggu (21/1/2024), Qarrar yang start dari posisi ke 21 dari 30 pegokart di grup nya harus puas dengan finish di posisi ke 18 karena terkendala mesin.

Total ada 2 grup yang akan memperebutkan posisi 1-17 untuk berhak masuk ke Final. Pada sesi Final yang dimulai pukul 14.26 waktu setempat di hari yang sama , Qarrar tampil trengginas dan melewati 7 pegokart lain dan finish di posisi ke 10 dari total 35 pegokart yang masuk finał dengan total catatan waktu 13: 41.247 pada balapan dengan total 17 lap ini.

Salut atas apa yang diraih Qarrar Firhand yang merupakan pencapaian terbaiknya selama mengikuti seri WSK di Eropa dan tahun pertama di kelas Junior.

“Saya yakin bisa finish di lima besar kalau tak ada kendala mesin. Tapi, itulah, semua bisa terjadi di balapan,” tutur Qarrar Firhand yang didukung Telkomsel, Pertamina, Bank BTN, Eiger, dan InTime ini usai balapan Minggu.

Di musim balap 2024 ini Qarrar Firhand, kelahiran 7 Januari 2011 ini bergabung dengan Tim Papan Atas Parolin, yang telah melahirkan pegokart kelas dunia ke jenjang Formula 1 seperti Charles Leclerc dan Esteban Ocon.

Round pertama WSK Championship ini sekaligus jadi ajang latihan bagi Qarrar Firhand jelang tampil di pentas WSK Master putaran pertama di akhir pekan ini yang juga digelar di Sirkuit South Garda, Lonato. “Insya Allah bisa lebih baik lagi di akhir pekan ini,” tutur sang ayah, Firhand Ali yang mendampingi putranya.  (non)