SinarHarapan.id-Derap langkah pasien pascaoperasi lutut kini tak lagi sekadar harapan. RS Premier Bintaro memperkenalkan ROSA®, asisten bedah robotik yang mengubah cara dokter melakukan tindakan ortopedi dengan akurasi tinggi dan pendekatan personal.
Teknologi ini dihadirkan melalui acara “ROSA® Robotic Surgical Assistant: Safer & Smarter Knee Surgery” di Krakatau Room, Kamis (13/8). Kehadiran robotik ini bukan untuk menggantikan peran dokter, melainkan menjadi mitra bedah yang memberikan data presisi selama prosedur berlangsung.
Dr. Andito Wibisono, Sp.OT, Subsp. PL, menjelaskan setiap lutut pasien memiliki keunikan anatomi. ROSA® membantu dokter merencanakan tindakan berdasarkan pengukuran detail, sehingga penempatan implan sendi buatan menjadi lebih terukur dan sesuai kebutuhan individu.
“Teknologi robotik hadir sebagai asisten yang mendukung keputusan dokter dengan data akurat,” ujar dr. Andito dalam talk show tersebut. Hal ini memungkinkan operasi berjalan lebih aman karena perencanaan dilakukan secara matang sebelum pisau bedah menyentuh kulit pasien.
Baca juga :Thulium Fibre Laser dan Mini-PCNL, Deretan Terapi Mutakhir Batu Saluran Kemih di RS Premier Bintaro
Dr. Relia Sari, MARS selaku CEO RS Premier Bintaro turut hadir mendukung inovasi ini. Bersama jajaran manajemen dan komite medik, rumah sakit berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan berbasis teknologi mutakhir bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan penanganan lutut.
ROSA® menawarkan empat keunggulan utama: pemasangan implan presisi, operasi sesuai anatomi pasien, keseimbangan sendi lebih baik, dan pemulihan fungsi lutut optimal. Setiap keunggulan ini saling terkait untuk menghasilkan luaran klinis yang lebih baik pascaoperasi.
Namun operasi hanyalah awal dari perjalanan kesembuhan. Dr. Anita Ratnawati, Sp.KFR, Subsp. KR(K), menekankan rehabilitasi sejak tahap praoperasi sangat krusial. Program pemulihan harus disesuaikan dengan target aktivitas dan kondisi fisik masing-masing pasien secara individual.
“Rehabilitasi perlu dipersiapkan sejak awal agar program pemulihan sesuai kebutuhan pasien,” jelas dr. Anita. Kolaborasi antara dokter bedah dan rehabilitasi menjadi kunci penanganan komprehensif yang tidak berhenti di ruang operasi, tetapi berlanjut hingga pasien kembali beraktivitas.
Aloysius Maximilian, Country CEO Asia OneHealthcare Indonesia, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan layanan berbasis teknologi. Kehadiran ROSA® di RS Premier Bintaro menjadi bukti nyata investasi dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan nasional yang semakin modern.
Perpaduan keahlian dokter, kecanggihan robotik, dan program rehabilitasi terencana menciptakan pengalaman perawatan yang aman. RS Premier Bintaro menegaskan teknologi hanyalah alat, sementara pasien tetap menjadi pusat dari setiap keputusan medis yang diambil tim kesehatan.
Dengan ROSA®, masyarakat Indonesia kini memiliki akses terhadap teknologi operasi lutut setara standar internasional. Inovasi ini memperkuat komitmen RS Premier Bintaro menghadirkan layanan kesehatan yang personal, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan setiap pasien tanpa meninggalkan sentuhan manusiawi.




