Ekonomi

Tanpa Cek Kesehatan hingga Rp2 M, FWD Income Prosperity Targetkan Kelas Menengah Cemas

×

Tanpa Cek Kesehatan hingga Rp2 M, FWD Income Prosperity Targetkan Kelas Menengah Cemas

Sebarkan artikel ini
66% Masyarakat Masih Stres Finansial, FWD Luncurkan Produk dengan Jaminan 108% Premi Kembali.(Doc)
66% Masyarakat Masih Stres Finansial, FWD Luncurkan Produk dengan Jaminan 108% Premi Kembali.(Doc)

SinarHarapan.id-Hanya sepertiga masyarakat Indonesia yang merasa percaya diri secara finansial. Sisanya, sekitar 66 persen, masih diliputi stres, kekhawatiran, atau sekadar bertahan. Data itu terungkap dalam survei FWD consumer outlook yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos pada Oktober 2025.

Merujuk pada temuan tersebut, PT FWD Insurance Indonesia (“FWD Insurance”) resmi meluncurkan produk terbaru: Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity. Peluncuran dilakukan di Jakarta, Senin (25/5), dengan target utama memberikan rasa aman di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo, menjelaskan bahwa produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan kepastian. “Banyak yang ingin masa depan lebih tenang dan terarah. Kini kebutuhan perlindungan tidak hanya soal jaga-jaga, tapi juga manfaat tunai terstruktur,” ujarnya.

Kelas Menengah Masih Cemas Soal Uang, FWD Insurance Luncurkan Produk ‘Kepastian’ Tanpa Cek Kesehatan.(Doc)
Kelas Menengah Masih Cemas Soal Uang, FWD Insurance Luncurkan Produk ‘Kepastian’ Tanpa Cek Kesehatan.(Doc)

Jaminan di Luar Kebiasaan

FWD Income Prosperity menawarkan beberapa klaim yang jarang ditemukan pada produk asuransi jiwa konvensional. Nasabah berhak mendapatkan manfaat tunai tahunan tetap sebesar 14% atau 17% dari premi tahunan, tergantung pilihan plan. Manfaat ini diberikan selama polis aktif dan premi lunas.

Baca juga :Riset FWD & Kadence Bongkar Jurus Bikin Nasabah Asuransi Nggak Mau Pindah!

Lebih menarik lagi, untuk periode campaign hingga 31 Desember 2026, perusahaan menjamin Manfaat Akhir Masa Asuransi sebesar 108% dari total premi yang sudah dibayarkan. Artinya, nasabah tidak hanya kembali modal, tetapi mendapat kelebihan 8 persen.

Produk ini juga menawarkan guaranteed issue offer alias diterima pasti tanpa pemeriksaan kesehatan, untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar. Risiko meninggal dunia dijamin hingga 130% premi dibayar, dengan tambahan untuk kecelakaan.

Director, Chief Technology & Operations Officer FWD Insurance, Rudy Franto Manik mengungkapkan untuk preminya sendiri mulai Rp 25 Juta (5 tahun).

Kesenjangan Literasi dan Inklusi Makin Melebar

Peluncuran produk ini tidak lepas dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, gap antara inklusi keuangan (akses) dan literasi keuangan (pemahaman) justru melebar menjadi 14,05% dari sebelumnya 9,59% pada 2024.

“Masyarakat makin mudah mengakses layanan keuangan, tapi kebutuhan akan solusi yang terarah tetap tinggi,” kata Jeffrey.

Agatha Suci, seorang publik figur yang turut hadir dalam peluncuran, mengaku produk seperti ini memudahkan perencanaan perlindungan keluarga. “Saya bisa lebih fokus ke keluarga,” ujarnya.

FWD Insurance berharap FWD Income Prosperity mampu mengubah cara pandang masyarakat: asuransi bukan sekadar biaya, melainkan bagian dari perencanaan keuangan sehari-hari yang memberi ketenangan. Informasi lengkap tersedia di fwd.co.id atau Instagram @fwd_id.