Nasional

Tekan Stunting di Karawang, BKKBN dan DPR RI Ajak Warga Bangun Keluarga Berkualitas

×

Tekan Stunting di Karawang, BKKBN dan DPR RI Ajak Warga Bangun Keluarga Berkualitas

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Aula Kolam Renang HJR, Desa Situdam, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, menjadi lokasi sosialisasi Program Bangga Kencana Provinsi Jawa Barat, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini digelar Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat bersama Komisi IX DPR RI. Warga diminta berpartisipasi aktif membangun keluarga berkualitas.

Sosialisasi ini menyasar masyarakat Karawang agar terlibat menekan angka stunting dan membangun keluarga berkualitas. Hadir sejumlah narasumber penting dari pemerintah dan legislatif. Mereka memberikan pemaparan langsung kepada warga yang hadir. Acara berlangsung di aula yang dipenuhi peserta, mayoritas ibu-ibu.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, menekankan pentingnya peran masyarakat menurunkan stunting. Ia meminta warga menjaga kesehatan dan mengonsumsi makanan sehat bergizi. Ibu hamil menjadi perhatian utama dalam agenda ini. Setelah melahirkan, mereka diminta mengikuti program keluarga berencana.

Dadi menjelaskan jarak kelahiran perlu diatur agar ibu dan anak mendapat perhatian cukup. Program keluarga berencana membantu mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Pesan itu disampaikan kepada peserta yang mayoritas ibu-ibu. Kesehatan diri dan anak harus dijaga sejak dini.

Pit. Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Kemendukbangga/BKKBN, Dr. Yuni Hastutiningsih, menyatakan keluarga berkualitas tidak selalu diukur dengan materi. Menurutnya, keluarga harmonis dibangun melalui perencanaan masa depan dan komunikasi baik. Rasa syukur atas pencapaian menjadi bagian penting. Keluarga berkualitas lahir dari kesadaran bersama.

Baca juga :Komisi IX DPR dan Pemprov DKI Ingatkan Bahaya Stunting lewat Program Bangga Kencana

Yuni menambahkan komunikasi internal keluarga menjadi fondasi ketahanan rumah tangga. Orang tua perlu merencanakan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi anak. Dengan begitu, keluarga mampu menghadapi tantangan zaman. Keluarga berkualitas tidak selalu dibungkus materi, tetapi direncanakan dengan baik.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, mengapresiasi pemerintahan Prabowo Subianto yang konsen pada pembangunan SDM. Ia menilai keluarga berkualitas adalah persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Penduduk besar menjadi modal pembangunan jika berkualitas. Pemerintah dan DPR menginginkan masyarakat Indonesia lebih baik ke depannya.

Putih Sari menyebut jumlah penduduk Indonesia yang besar memiliki potensi sangat baik. Namun, potensi itu hanya terwujud apabila masyarakatnya sehat, terdidik, dan produktif. Karena itu, kolaborasi dalam keluarga menjadi kunci keluarga sehat. Ia mengajak masyarakat mendukung Program Bangga Kencana.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapat pemahaman tentang stunting, gizi, kesehatan ibu, dan keluarga berencana. Pemerintah daerah berharap sosialisasi ini mendorong perubahan perilaku. Dukungan lintas sektor diperlukan agar target penurunan stunting tercapai. Kabupaten Karawang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian.

Sosialisasi ditutup dengan harapan agar warga Karawang berpartisipasi aktif. Program Bangga Kencana tidak hanya menjadi agenda pemerintah, tetapi juga gerakan masyarakat. Keluarga berkualitas menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Kolaborasi pemerintah, legislatif, dan warga menjadi kunci keberhasilan.