Kesra

MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series: Inovasi teknologi Canggih bagi Masa Depan Kedokteran Gigi Berbasis AI

×

MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series: Inovasi teknologi Canggih bagi Masa Depan Kedokteran Gigi Berbasis AI

Sebarkan artikel ini

Alat pemindai yang berasal dari China untuk membantu dokter gigi melakukan tindakan medis yang tepat kepada pasien.

(kiri) Zico, National Sales Manager Cobra Dental dan Li Yangzi, Produk Manager of Meyer (kanan) Sedang menjelaskan teknologi dan keunggulan dari alat MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series.

SinarHarapan.id – Cobra Dental Indonesia, penyedia solusi peralatan kedokteran gigi terkemuka di Indonesia resmi meluncurkan inovasi terbaru dalam teknologi radiologi: MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series.

MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series hadir menawarkan sistem pencitraan tiga dimensi super canggih yang mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan sangat presisi, efisiensi yang memudahkan para dokter gigi dan alat ini belum pernah ada sebelumnya bagi para profesional kedokteran gigi di Indonesia.

Zico, National Sales Manager Cobra Dental, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk memajukan kualitas medis dental di tanah air.
“Kehadiran MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series merupakan tonggak penting bagi Cobra Dental dalam misi kami memajukan ekosistem kesehatan gigi di Indonesia,” ungkap Zico.

MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series merupakan alat pemindai berteknologi canggih yang berasal dari China cara kerjanya seperti X-ray untuk membantu dokter gigi melakukan tindakan medis yang tepat kepada pasien.

Kehadiran teknologi ini bukan sekadar pembaruan alat, melainkan sebuah transformasi digital yang dirancang untuk memudahkan bagi para dokter dalam menangani berbagai kasus kompleks.
Dengan menggabungkan teknologi pemindaian mutakhir dan sistem yang intuitif, MEYER DENTAL CBCT 3D Pro Series diproyeksikan menjadi pilar utama dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan gigi nasional. Pengguna kini dapat menikmati visualisasi anatomi yang jauh lebih mendalam dibandingkan metode konvensional sebelumnya.

Salah satu keunggulan utama seri ini adalah posisinya sebagai solusi CBCT yang terjangkau namun sangat bertenaga untuk perawatan endodontik. Melalui Endo Mode khusus, perangkat ini mampu menghasilkan citra dengan resolusi ultra-tinggi hingga voxel size 70µm pada FOV 3.4×3.4cm. Hal ini sangat krusial bagi dokter gigi untuk memvisualisasikan detail anatomi mikro serta saluran akar yang paling tersembunyi sekalipun, sehingga meningkatkan tingkat keberhasilan perawatan saluran akar secara signifikan.

Kehadiran fitur Scout View juga semakin mempermudah proses ini dengan memungkinkan pemilihan posisi yang tepat sebelum pemindaian penuh dilakukan, yang pada akhirnya mengurangi risiko pengulangan rontgen bagi pasien.

Selain performa teknisnya, Meyer Dental CBCT 3D Pro Series yang dihadirkan PT. Cobra Dental Indonesia sebagai solusi peralatan kedokteran gigi terkemuka di tanah air ini menampilkan desainnya yang sangat kompak (Compact Design) dan kemampuannya dalam memberikan presisi tinggi (Precision). Dengan dimensi fisik yang efisien, perangkat ini dapat dengan mudah dipasang di berbagai ruang praktik yang memiliki keterbatasan lahan tanpa mengorbankan fungsionalitas medisnya.

Meskipun berukuran ringkas, aspek inklusivitas tetap terjaga karena sistem ini dirancang ramah bagi pengguna kursi roda (wheelchair accessible). Tingkat presisi diagnosis diperkuat oleh teknologi pemindaian 360 derajat yang secara drastis mengurangi artefak dan noise. Untuk mendukung hal tersebut, sistem 5-Point Patient Positioning memastikan posisi pasien tetap stabil melalui dukungan dagu, blok gigitan, hingga klip telinga, sehingga meminimalkan gerakan yang dapat merusak kualitas gambar.

Kecanggihan perangkat ini semakin lengkap dengan dukungan perangkat lunak MyDentViewer, yang diklaim sebagai software 3D paling cerdas secara artifisial saat ini (Most AI 3D Software). AI di dalam sistem ini bekerja layaknya asisten pintar yang mampu melakukan tugas-tugas kompleks secara otomatis, seperti mendeteksi dan menandai saluran saraf (Nerve Tube) serta saluran akar dalam waktu kurang dari 10 detik.

Teknologi Meyer AAR (Artefact Reduction) secara cerdas mampu menghilangkan gangguan visual yang disebabkan oleh benda logam seperti implan atau crown, sementara Meyer ANR (Noise Reduction) memastikan tekstur asli gambar tetap terjaga tanpa distorsi. Lebih jauh lagi, algoritma pemrosesan Pure Detail (PD) memberikan visi yang luar biasa jernih, sementara analisis saluran pernapasan dan kepadatan tulang di sekitar implan dapat dilakukan hanya dengan satu klik saja.

Perangkat ini tidak hanya memenuhi kebutuhan rontgen rutin, tetapi juga mampu menangani kasus kompleks mulai dari evaluasi gigi bungsu, deteksi karies, hingga perawatan ortodontik anak dan dewasa melalui pilihan Field of View (FOV) yang sangat fleksibel. Bahkan, fungsi Model Scan yang tersedia sebagai standar memungkinkan konversi cetakan fisik menjadi model digital dengan cepat, mempercepat alur kerja digital di klinik

Zico, National Sales Manager Cobra Dental menyampaikan bahwa inovasi ini disambut antusias, khususnya dokter gigi. Bahkan, sebelum diresmikan, sudah banyak yang Pre Order alat canggih ini.
“Ini merupakan tonggak penting bagi Cobra Dental dalam misi kami memajukan ekosistem kesehatan gigi di Indonesia,” kata Zico.

“Dengan teknologi AI yang sangat intuitif, kami ingin memberikan alat yang tidak hanya canggih, tetapi juga memudahkan pekerjaan para dokter gigi setiap harinya. Harapan kami, melalui teknologi ini, standar perawatan gigi di Indonesia semakin meningkat, memberikan hasil yang lebih presisi bagi pasien, dan mendukung Indonesia menjadi pusat keunggulan kedokteran gigi di Asia Tenggara,” pungkasnya.