Gaya Hidup

DADA Gaet Al Azhar Syifa Budi, Hadirkan Sekolah Internasional di Kawasan Hunian

×

DADA Gaet Al Azhar Syifa Budi, Hadirkan Sekolah Internasional di Kawasan Hunian

Sebarkan artikel ini
Kika : Kresna selaku Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Bayu Setiawan Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M,Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Adam Bilfaqih Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk dan Hary Permana Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi.(Doc:DADA)
Kika : Kresna selaku Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Bayu Setiawan Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M,Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Adam Bilfaqih Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk dan Hary Permana Direktur Business Development Yayasan Al Azhar Syifa Budi.(Doc:DADA)

SinarHarapan.id-Kebutuhan akan hunian yang terintegrasi dengan fasilitas pendidikan berstandar global kian menjadi magnet baru di industri properti. Menangkap peluang itu, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menggandeng Yayasan Al Azhar Syifa Budi untuk menghadirkan institusi pendidikan berbasis internasional di sejumlah proyek pengembangannya.

Langkah strategis ini diwujudkan dalam pertemuan antara jajaran direksi kedua pihak di kantor Yayasan Al Azhar Syifa Budi, kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026). Diskusi tersebut membahas potensi pengembangan fasilitas pendidikan modern yang akan terintegrasi dengan kawasan hunian dan komersial milik perseroan.

Kolaborasi ini mencerminkan tren global di mana pengembang properti tak lagi sekadar membangun rumah, tetapi juga menghadirkan ekosistem kehidupan yang utuh. Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat, dalam pemberitaan sebelumnya menyebut bahwa model kota terpadu memungkinkan warga tinggal, bekerja, hingga beraktivitas dalam satu kawasan, menciptakan efisiensi ruang dan waktu sekaligus menjawab tantangan perkotaan modern.

Direktur Utama DADA, Adam Bilfaqih, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi diferensiasi di tengah persaingan industri properti yang semakin ketat.

“Kami ingin menghadirkan ekosistem yang lengkap dalam setiap pengembangan kawasan. Integrasi fasilitas pendidikan berbasis internasional di proyek-proyek DCP akan menjadi nilai tambah signifikan, tidak hanya bagi penghuni tetapi juga bagi investor dan komunitas sekitar,” ujar Adam.

Menakar Masa Baru Properti: DADA Gandeng Al Azhar Bangun Kawasan Berbasis Edukasi.(Doc:DADA)
Menakar Masa Baru Properti: DADA Gandeng Al Azhar Bangun Kawasan Berbasis Edukasi.(Doc:DADA)

Dalam skema kerja sama ini, DADA akan berperan sebagai penyedia infrastruktur dan pengembang fasilitas pendidikan. Sementara Yayasan Al Azhar Syifa Budi akan menyiapkan kurikulum, sistem pembelajaran, serta pengembangan akademik yang mengacu pada standar global. Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Dr. H. Hamid Chalid, S.H., LL.M, menyambut positif peluang perluasan model pendidikan unggulan di lokasi-lokasi strategis.

Baca juga : DADA Gandeng CSEL UI, Kembangkan SDM Berkualitas untuk Industri Properti

“Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan infrastruktur dari DCP, kami optimistis dapat menghadirkan institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” jelas Hamid.

Rencananya, pengembangan pendidikan ini akan dilakukan secara bertahap di proyek-proyek DADA, termasuk DAVE, Apple 3 Condovilla, serta kawasan potensial lainnya yang tengah dan akan dikembangkan perseroan. Langkah penjajakan ini akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis, studi kelayakan, serta perencanaan pengembangan komprehensif guna memastikan implementasi yang optimal dan berkelanjutan.

Fenomena serupa sejatinya sudah mulai terlihat di kawasan-kawasan terpadu lainnya. Agung Podomoro Land, misalnya, sebelumnya telah menjalin kolaborasi dengan BINUS University di Podomoro City Deli Medan, menciptakan ekosistem yang memadukan hunian, ruang kreatif, dan pendidikan dalam satu kawasan. Sementara SIS Group of Schools bahkan menyebut sekolah sebagai “aset inti” dalam pengembangan komunitas yang mampu mendongkrak nilai kawasan sekaligus menjadi katalis pertumbuhan.

Adam menambahkan, kebutuhan terhadap institusi pendidikan dengan standar internasional terus meningkat, khususnya di kawasan hunian terpadu yang berkembang pesat. “Melalui inisiatif ini, DCP semakin mempertegas komitmennya dalam mengembangkan kawasan terpadu yang berorientasi pada kualitas hidup, pertumbuhan jangka panjang, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.