Nasional

Palmex Jakarta 2026: Jembatan Digital bagi Sawit Indonesia Menuju Pasar Global

×

Palmex Jakarta 2026: Jembatan Digital bagi Sawit Indonesia Menuju Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Pameran Sawit Terbesar Se-Asia Tenggara Digelar, Targetkan Akselerasi Transformasi Digital Industri Hijau.(Doc)
Pameran Sawit Terbesar Se-Asia Tenggara Digelar, Targetkan Akselerasi Transformasi Digital Industri Hijau.(Doc)

SinarHarapan.id-Sebanyak 300 lebih merek teknologi dari Asia dan Eropa serta sekitar 7.000 profesional industri diproyeksikan memenuhi Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, selama dua hari ke depan. Mereka hadir dalam pameran teknologi kelapa sawit internasional Palmex Jakarta ke-16 yang resmi dibuka hari ini, dengan fokus utama menjawab tiga tantangan besar sektor sawit global: produktivitas, keberlanjutan, dan tekanan biaya.

Industri kelapa sawit hingga saat ini masih menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Data Kementerian Pertanian yang dirilis melalui Satudata.pertanian.go.id mencatat produksi minyak sawit mentah (CPO) Indonesia tahun 2024 mencapai 47,47 juta ton, naik 0,83% dibanding tahun sebelumnya.

Sembilan provinsi sentra menyumbang 86,8% dari total produksi. Namun, di balik angka itu, pemerintah terus mendorong hilirisasi agar nilai tambah tak lagi dinikmati negara lain, khususnya melalui pengembangan produk turunan seperti oleokimia, pangan olahan, hingga bioenergi berupa biodiesel.

CEO Fireworks Trade Media Group selaku penyelenggara, Kenny Yong, menjelaskan bahwa digitalisasi telah mengubah wajah industri sawit secara fundamental. “Palmex Jakarta 2026 menjadi ruang tepat untuk mempercepat adopsi teknologi sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” ujarnya di sela-sela pembukaan pameran.

Menyoal Hilirisasi dan Biodiesel, Palmex Jakarta 2026 Kumpulkan 7.000 Profesional Sawit.(Doc)
Menyoal Hilirisasi dan Biodiesel, Palmex Jakarta 2026 Kumpulkan 7.000 Profesional Sawit.(Doc)

Menurut Kenny, pameran ini dirancang tidak sekadar ajang pamer, melainkan platform solusi praktis dari hulu ke hilir—mulai perkebunan, pabrik kelapa sawit, kilang, hingga pelaku industri hilir.

Baca juga : ASPOC 2026 Hadir di Jakarta: Digitalisasi dan Kepatuhan Wajib bagi Industri Sawit

Sepanjang 6-7 Mei 2026, pengunjung dapat menyaksikan langsung teknologi mutakhir di bidang pengolahan, otomasi, digitalisasi pabrik, serta manajemen lingkungan. Selain itu, serangkaian seminar bertema strategis turut digelar, antara lain: Kerjasama Internasional untuk Sawit BerkelanjutanMembangun Industri Tangguh Melalui Teknologi dan Kepatuhan, serta Memperkuat Kepercayaan Global: Peran Sertifikasi dan Keterlacakan.

Pameran ini diperuntukkan bagi para pemangku kepentingan dan investor global. Tiket masuk gratis bagi pengunjung bisnis berusia minimal 18 tahun, namun panitia menganjurkan pra-registrasi online di www.palmex-indo.com untuk menghindari antrean.

Dengan mengusung tema Mendorong Industri Kelapa Sawit Global Melalui Inovasi dan Transformasi Digital, Palmex Jakarta 2026 diharapkan menjadi katalis bagi ekosistem sawit yang lebih cerdas, bernilai tambah, dan berkelanjutan di tengah tekanan pasar global.