Nasional

Kuartal I-2026, Laba Bersih Indosat Melonjak 26% Berkat Strategi Personalisasi Data

×

Kuartal I-2026, Laba Bersih Indosat Melonjak 26% Berkat Strategi Personalisasi Data

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Indosat Ooredoo Hutchison mencatatkan kinerja keuangan terbaik sepanjang sejarah perusahaan pada tiga bulan pertama 2026. Pendapatan perseroan melesat menjadi Rp15,2 triliun atau naik 12 persen dibanding periode sama tahun lalu. Direktur Utama Indosat, Vikram Sinha, menyebut pencapaian itu tidak lepas dari penerapan kecerdasan buatan (AI) untuk personalisasi layanan pelanggan secara masif.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2026 yang dirilis Kamis (30/4), laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tumbuh 26 persen secara tahunan menjadi Rp1,5 triliun. Sementara laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) naik 13 persen menjadi Rp7,2 triliun. Margin tetap terjaga sehat di tengah ekspansi jaringan.

Vikram menjelaskan, strategi hyper-personalization berbasis AI memungkinkan Indosat menyajikan paket data fleksibel, ekosistem konten, serta akses layanan digital yang lebih intuitif. “Kami bisa lebih relevan dalam setiap interaksi. Hasilnya, keterikatan pelanggan menguat dan nilai mereka sepanjang siklus hidup meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga :BTN dan Indosat Jajaki Kolaborasi Layanan Keuangan Digital untuk Perluas Akses dan Percepat Inklusi Keuangan

Bukti nyata dari pendekatan ini terlihat dari pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) layanan seluler gabungan yang naik 15 persen menjadi Rp45.000 per bulan. Trafik data ikut melonjak 25,1 persen secara tahunan, menunjukkan tingginya ketergantungan publik pada konektivitas andal dan layanan digital.

Tak hanya mengandalkan bisnis seluler, Indosat juga memperluas jangkauan ke layanan rumah melalui HiFi Air. Produk ini merespons kebutuhan internet fleksibel di luar seluler. Di sisi lain, perusahaan meluncurkan large language model lokal bernama Sahabat-AI yang tersedia di App Store dan Play Store. Platform AI itu didesain agar mudah diadopsi individu maupun organisasi di Indonesia.

Untuk mendukung seluruh inovasi, Indosat terus menggenjot jaringan 5G dan memperkuat infrastruktur komputasi melalui NeoCloud. Perusahaan juga membentuk FiberCo guna memperluas tulang punggung fiber optik. Langkah-langkah itu diyakini akan mempertahankan momentum pertumbuhan dua digit hingga akhir tahun.

Vikram menambahkan, semangat #LebihBaikIndosat menjadi fondasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan. “Kami berkomitmen mendukung kehidupan digital pelanggan dengan cara yang lebih baik,” tutupnya.