Nasional

Transformasi Karate-Do Gojukai Indonesia: Rakernas 2026 Torehkan Empat Pilar Pembinaan

×

Transformasi Karate-Do Gojukai Indonesia: Rakernas 2026 Torehkan Empat Pilar Pembinaan

Sebarkan artikel ini
Gojukai Indonesia Awards 2026: Penghargaan untuk Dedikasi, Loyalitas, dan Keteladanan.(Doc: Karate-Do Gojukai Indonesia)
Gojukai Indonesia Awards 2026: Penghargaan untuk Dedikasi, Loyalitas, dan Keteladanan.(Doc: Karate-Do Gojukai Indonesia)

SinarHarapan.id-Pengurus Besar Karate-Do Gojukai Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penganugerahan Gojukai Indonesia Awards 2026 di Jakarta, Sabtu (11/7).

Kegiatan dua-dalam-satu ini menjadi tonggak strategis bagi organisasi karate tertua di Indonesia untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan visi pembinaan, sekaligus memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para tokoh dan insan Gojukai yang berdedikasi.

Mengusung tema besar “Transformasi Karate-Do Gojukai Indonesia: Solid, Unggul, Berprestasi, dan Mendunia,” Rakernas kali ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan. Lebih dari itu, forum ini melahirkan sejumlah keputusan fundamental yang akan menjadi peta jalan organisasi empat tahun ke depan.

Ketua Umum PB Karate-Do Gojukai Indonesia, Dr. Leonard Eben Fzer Simanyuntak, menegaskan bahwa seluruh hasil pembahasan harus segera diterjemahkan ke dalam program kerja yang nyata, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh keluarga besar Gojukai Indonesia.

“Rakernas ini bukan akhir, melainkan awal dari gerakan transformasi. Kami ingin Gojukai tidak hanya solid secara organisasi, tetapi juga unggul dalam prestasi dan dihormati di kancah internasional,” ujar Leonard di sela-sela acara.

Setidaknya ada empat pilar utama yang menjadi fokus pembahasan dalam Rakernas 2026. Pertama, penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta penguatan Peraturan Organisasi. Kedua, penyusunan Rencana Kerja periode 2026–2029 yang lebih adaptif terhadap dinamika olahraga nasional. Ketiga, pembinaan berbasis data dan manajemen talenta atlet yang terintegrasi. Keempat, penataan kejuaraan berjenjang serta pengembangan sistem pemeringkatan prestasi yang transparan dan akuntabel.

Keempat pilar ini dirancang untuk menjawab tantangan modernisasi olahraga karate, sekaligus memastikan bahwa Gojukai Indonesia tetap menjadi rumah bagi pembinaan karate yang berakar pada nilai-nilai tradisi, namun tetap terbuka terhadap inovasi.

Di sisi lain, momen puncak acara diwarnai dengan pemberian Gojukai Indonesia Awards 2026. Penghargaan tertinggi, Lifetime Achievement Award, diberikan kepada empat tokoh yang dianggap telah memberikan kontribusi seumur hidup bagi perkembangan Gojukai di Indonesia. Mereka adalah Hanshi Maskun Prasetia, serta tiga nama almarhum yang karyanya tetap dikenang: Shihan Richard Menwijaya, Shihan Joke Parengkuan, dan Shihan Prof. Dr. Achmad Ali, S.H., M.H.

Sementara itu, penghargaan The Founding Father Award diserahkan secara anumerta kepada Shihan Drs. Setyo Haryono sebagai bentuk pengakuan atas peran sentralnya dalam mendirikan dan membesarkan Gojukai Indonesia. Adapun The Grand Role Model Award dianugerahkan kepada Prof. Dr. S.T. Burhanuddin, S.H., M.M., selaku Ketua Dewan Pembina PB Karate-Do Gojukai Indonesia, atas keteladanan dan integritasnya yang menjadi panutan bagi seluruh kader.

Tak berhenti di situ, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah individu dan institusi yang dinilai berprestasi dan berdedikasi tinggi. Mereka adalah Andi Dasril Dwi Dharmawan, S.H.; Beatrix Helena Pangemanan; Fidelys Lolobua, S.Sos., M.Pd.; Flenty Meity Laurence Enoch, S.E.; Ali Imran Refideso, S.Pi.; Ichwan Achmad; Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H.; Dojo Perdobin Jakarta; Ir. Mahdi Shahab; Jan Darmadi, M.Sc.; serta PT Kapal Api. Setiap penerima dinilai telah memberikan kontribusi nyata, baik melalui prestasi individu, dukungan kelembagaan, maupun loyalitas tanpa henti terhadap kemajuan Gojukai Indonesia.

Melalui Rakernas dan penganugerahan ini, PB Karate-Do Gojukai Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus bergerak sebagai organisasi yang solid, unggul dalam pembinaan, dan berprestasi di berbagai ajang. Seluruh keluarga besar Gojukai Indonesia pun sepakat untuk mengokohkan persatuan dan membawa nama Gojukai semakin bersinar, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di panggung internasional.

“Solid Bergerak, Unggul Berprestasi, Gojukai Indonesia Mendunia” menjadi seruan penutup yang menggema di akhir acara, sekaligus menjadi energi baru bagi perjalanan panjang karate Gojukai di tanah air.