SinarHarapan.id-PT Sokonindo Automobile bersama EVSafe Indonesia menghadirkan panggung edukasi bertajuk “The Next Drive: Why PHEV?” di Booth DFSK Hall 2B. Talkshow ini mengangkat isu keamanan baterai hingga kesiapan teknologi PHEV di Indonesia. Masyarakat diajak memahami mengapa PHEV menjadi jembatan strategis menuju elektrifikasi nasional.
Antusiasme terhadap DFSK E5 Plus menjadi latar belakang diskusi ini. Sejak debut di GIIAS, konsumen Indonesia semakin terbuka pada solusi mobilitas elektrifikasi. PHEV dinilai mampu menghadirkan efisiensi tanpa dibayangi kekhawatiran jarak tempuh. Teknologi transisi ini menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat modern.
Doni Putra Okten menegaskan elektrifikasi tidak boleh mengorbankan kebebasan berkendara. PHEV memberikan pengalaman elektrik untuk aktivitas sehari-hari. Perjalanan jarak jauh pun tetap tenang tanpa range anxiety. DFSK E5 Plus hadir sebagai solusi praktis, efisien, dan tanpa kompromi.(5/8)
Smart Power System DE-i menjadi andalan teknologi hybrid cerdas ini. Sistem mengoptimalkan perpindahan tenaga listrik dan mesin pembakaran. Performa responsif dan mulus di berbagai kondisi berkendara. Baterai 25 kWh menjadi salah satu yang terbesar di kelasnya.
Ichsan Aria Putra menjelaskan setiap baterai telah melalui pengujian komprehensif. Battery Management System menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang. Proses pengisian, penggunaan, dan perlindungan operasional dioptimalkan. Konsumen mendapatkan rasa aman dalam setiap perjalanan.
Jarak tempuh kombinasi mencapai 1.400 kilometer berdasarkan NEDC. Kendaraan elektrifikasi tidak lagi identik dengan keterbatasan mobilitas. Pengguna menikmati efisiensi berkendara elektrik sehari-hari. Fleksibilitas perjalanan antarkota tanpa rasa khawatir pun terwujud.
DC Fast Charging memungkinkan pengisian daya dari 30 hingga 80 persen. Proses ini hanya memakan waktu sekitar 20 hingga 28 menit. Fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam berkendara. Kendaraan selalu siap digunakan tanpa mengorbankan produktivitas perjalanan.

Mahaendra Gofar menekankan pentingnya tiga fondasi utama elektrifikasi. Keselamatan kendaraan, baterai, dan prosedur darurat menjadi prioritas. Edukasi membantu pengguna memanfaatkan teknologi secara optimal. Infrastruktur pengisian dan layanan purnajual juga harus terus dibangun.
Ekosistem kepemilikan menjadi fokus utama DFSK. Jaringan dealer dan layanan purnajual terus diperluas. Kesiapan teknis menangani PHEV di berbagai wilayah Indonesia. Komitmen ini mendukung percepatan adopsi kendaraan elektrifikasi nasional.
DFSK memastikan konsumen mendapatkan pengalaman kepemilikan terpercaya. Layanan yang mudah diakses dan terus berkembang di seluruh Indonesia. Inovasi produk berjalan seiring dengan edukasi berkelanjutan. Masyarakat kini semakin percaya pada masa depan mobilitas listrik.



