Ekonomi

Yayasan Astra – YDBA Kolaborasi bersama Astra Otoparts, Hadirkan 8 UMKM Manufaktur Binaan di Automechanika Jakarta 2026

×

Yayasan Astra – YDBA Kolaborasi bersama Astra Otoparts, Hadirkan 8 UMKM Manufaktur Binaan di Automechanika Jakarta 2026

Sebarkan artikel ini

Yayasan Astra–YDBA berkolaborasi dengan Astra Otoparts menghadirkan 8 UMKM manufaktur binaan dalam Automechanika Jakarta 2026 untuk memperluas akses pasar dan memperkuat rantai pasok industri otomotif.

Dari kiri ke kanan: Managing Director PT Duta Laserindo Metal, Tiwan Liutama; President Director PT Cidas Supra Metalindo, Adi Dirhamsyah; PPC Department PT Rizki Asa Buana, Darmadi Susanto; Director PT Cipta Kemas Indonesia, Jusup S. Panca; Ketua Pengurus Yayasan Astra – YDBA, Rahmat Samulo; Sekretaris Pengurus Yayasan Astra – YDBA, Ema P. Prasetio; Advisor Yayasan Astra – YDBA, Tonny Sumartono; Pemilik PT Arkha Industries Indonesia, Mad Ali Haris; President Director PT Mada Wikri Tunggal, Krishna Bharata; Marketing Manager PT Eran Plastindo Utama, Edi Wiranto; dan Marketing PT Rachmat Perdana Adhimetal, Nuriyatus Amin, dalam gelaran Automechanika Jakarta 2026 di NICE PIK 2, Tangerang. Foto: SHID/IStimewa

SinarHarapan.id – Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra – YDBA) berkolaborasi dengan PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) menghadirkan delapan UMKM manufaktur binaan dalam pameran Automechanika Jakarta 2026 yang berlangsung pada 24–27 September 2026 di Hall 5, Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang.

Mengusung tema “Astra Otoparts & Yayasan Astra – YDBA Supports The Automotive Industry Ecosystem”, kolaborasi ini menampilkan Pohon Industri Roda 4 serta produk unggulan UMKM manufaktur binaan Astra Otoparts dan Yayasan Astra – YDBA yang telah menjadi bagian dari rantai pasok industri otomotif.

Menampilkan Peran UMKM dalam Ekosistem Industri Otomotif

Melalui Pohon Industri Roda 4, pengunjung dapat melihat keterkaitan industri komponen kendaraan roda empat, termasuk peran UMKM manufaktur sebagai pemasok yang turut menopang rantai pasok industri otomotif nasional.

Kehadiran delapan UMKM manufaktur binaan di pameran berskala internasional ini juga menjadi bagian dari fasilitasi pemasaran Yayasan Astra – YDBA untuk membuka peluang business matching dan memperluas akses pasar bagi UMKM.

Dalam model pembinaan Rantai Pasok UMKM, Yayasan Astra – YDBA berperan menjembatani UMKM dengan industri besar, seperti perusahaan Grup Astra Otoparts sebagai Ayah Angkat. Prosesnya dimulai dari kurasi dan rekrutmen UMKM, pelatihan dan pendampingan (mentoring) yang berfokus pada standar Quality, Cost & Delivery (QCD), hingga fasilitasi pembiayaan melalui lembaga keuangan Astra maupun non-Astra, baik dalam bentuk modal investasi maupun pembiayaan Purchase Order (PO).

Pembinaan tersebut juga menekankan mentalitas dasar UMKM, yaitu kemauan untuk berubah, empati untuk membantu, komitmen, dan konsistensi.

Hasilnya, pada 2025 transaksi Grup Astra kepada UMKM binaan mencapai Rp5 triliun, melibatkan 400 UMKM yang memasok 1.700 komponen dan menciptakan 30.000 lapangan kerja.

Ketua Pengurus Yayasan Astra – YDBA, Rahmat Samulo, mengatakan bahwa kolaborasi bersama Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026 menjadi wujud nyata dukungan Astra terhadap ekosistem industri otomotif yang melibatkan UMKM di dalamnya.

“Bagi Yayasan Astra – YDBA, UMKM manufaktur adalah bagian penting dari rantai pasok industri otomotif. Melalui pembinaan yang berfokus pada Quality, Cost & Delivery, kami ingin UMKM tidak hanya mampu memasok, tetapi juga tumbuh menjadi mitra yang mandiri dan berdaya saing. Pameran seperti Automechanika membuka kesempatan bagi mereka untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Rahmat Samulo.

Delapan UMKM Manufaktur Binaan dari Beragam Bidang

Delapan UMKM manufaktur binaan yang tampil bergerak di berbagai bidang, mulai dari kemasan, fabrikasi logam, plastic injection, hingga pengecatan komponen otomotif. Lima di antaranya telah berstatus mandiri, sementara tiga lainnya berstatus pra-mandiri.

Kedelapan UMKM tersebut adalah:

  • PT Cipta Kemas Indonesia (Bekasi), produsen carton box dan material kemasan, dibina sejak 2023, dengan pelanggan antara lain SKF Indonesia dan Astra Komponen Indonesia.
  • PT Cidas Supra Metalindo (Gunung Putri, Bogor), bergerak di press die, jig, press parts, dan steel fabrication, dibina sejak 2004 dan mandiri sejak 2012, dengan pelanggan antara lain Astra Daihatsu Motor dan Astra Honda Motor.
  • PT Duta Laserindo Metal (Cikarang, Surabaya, dan Solo), menyediakan jasa laser cutting, punching, bending, welding, dan assembly, dibina sejak 2015 dan mandiri sejak 2016, dengan pelanggan antara lain Astra Honda Motor dan Denso Manufacturing Indonesia.
  • PT Rizki Asa Buana (Bantar Gebang, Bekasi), bergerak di stamping, fabrikasi, steel trading, dan cutting service, dibina sejak 2010, dengan pelanggan antara lain Gemala Kempa Daya dan Inti Ganda Perdana.
  • PT Mada Wikri Tunggal (Cikarang dan Bandung), bergerak di plastic injection, metal stamping, dan welding, dibina sejak 1991 dan mandiri sejak 2007, dengan pelanggan antara lain Astra Honda Motor, Astra Otoparts, Astra Juoku, dan Astra Komponen Indonesia.
  • PT Eran Plastindo Utama (Klapanunggal, Bogor), produsen plastic injection dan komponen otomotif roda dua dan roda empat, yang mengawali usahanya melalui CV Eran Teknikatama sejak 2007 dan sudah bergabung dengan Yayasan Astra – YDBA sejak 2011 serta mencapai kemandirian pada 2014, dengan pelanggan antara lain Astra Honda Motor, Astra Komponen Indonesia, dan Autoplastik Indonesia.
  • PT Rachmat Perdana Adhimetal (Jakarta Timur, Cikarang, dan Majalengka), produsen komponen logam otomotif roda dua dan roda empat serta precision manufacturing, dibina sejak 1994 dan mandiri sejak 2007, dengan pelanggan antara lain Astra Honda Motor dan Astra Otoparts.
  • PT Arkha Industries Indonesia (Purwakarta), bergerak di plastic painting untuk komponen otomotif, dibina sejak 2022 dan mandiri sejak 2024, dengan pelanggan antara lain Astra Honda Motor, Astra Otoparts, dan Gaya Motor.

Melalui kolaborasi bersama Astra Otoparts, Yayasan Astra – YDBA berharap semakin banyak UMKM manufaktur yang mampu memenuhi standar industri dan terhubung dengan rantai pasok otomotif, baik di dalam maupun di luar Grup Astra.

Yayasan Astra – YDBA berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar dapat naik kelas dan mandiri.