Ekonomi

Lima Langkah Sun Life Sebelum Konsumen Berbelanja di 11.11

×

Lima Langkah Sun Life Sebelum Konsumen Berbelanja di 11.11

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Sun Life Indonesia mengajak masyarakat menyikapi Tanggal Kembar 11.11 dengan cara berbeda. Maika Randini, Chief Client and Marketing Sun Life Indonesia, menilai belanja pada dasarnya sah, tetapi ruang napas finansial perlu menjadi pertimbangan utama sebelum konsumen pribadi menekan tombol beli daring.

Kemudahan berbelanja daring membuat keputusan finansial makin cepat, sementara tekanan rumah tangga meningkat. Financial Resilience Index 2026 Sun Life mencatat 80 persen responden Indonesia merasa inflasi mempersulit penutupan biaya bulanan, 23 persen memakai tabungan, dan 26 persen mengurangi bahkan melewatkan sejumlah pengeluaran kebutuhan pokok utama.

Sun Life menegaskan keamanan finansial sejati tampak dari kebebasan memilih. Uang seharusnya cukup untuk menikmati hari ini, menghadapi hal tak terduga, dan membangun masa depan. Karena itu, lima langkah praktis ditawarkan agar konsumen lebih selektif sebelum berbelanja secara sadar pada Tanggal Kembar 11.11 dengan cermat.

Langkah pertama, konsumen diminta mengenali diskon yang tidak benar-benar menghemat. Harga murah sering membuat pembelian terlihat sepadan. Sebelum checkout, pembeli perlu menimbang apakah barang tetap dibeli tanpa diskon dan apakah pembelian itu masih nyaman bagi anggaran rumah tangga yang sedang ketat dalam kondisi keuangan pribadi.

Langkah kedua, tabungan darurat disebut sebagai pembelian ruang napas. Hanya 45 persen responden Indonesia merasa mampu menopang hidup lebih dari enam bulan tanpa penghasilan. Bantalan finansial tipis membuat tagihan mendadak atau jeda kerja lebih sulit dihadapi, sehingga menyisihkan nominal terjangkau secara rutin menjadi langkah awal.

Baca juga :Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Langkah ketiga, pengetahuan keuangan disebut investasi yang tidak datang lewat kurir. Sebanyak 60 persen responden menilai literasi keuangan mereka masih dasar atau rendah. Literasi tinggi membuat responden tiga kali lebih siap menghadapi kenaikan biaya hidup, 73 berbanding 20 persen dibandingkan literasi rendah itu secara nyata.

Langkah keempat, konsumen diminta selektif terhadap sumber informasi keuangan. Sebanyak 68 persen responden memakai Gen AI untuk mencari informasi keuangan, dan 67 persen memperkirakan penggunaannya meningkat dalam 12 bulan. Keputusan pensiun, investasi, dan perlindungan keluarga tetap selalu perlu sumber tepercaya yang kredibel serta sangat relevan.

Langkah kelima, konsumen diajak menyisihkan dana untuk kehidupan yang diinginkan nanti. Riset pensiun Sun Life di Asia menemukan sekitar satu dari lima orang tidak membuat rencana finansial yang matang, sementara satu dari lima pensiunan mengalami pengeluaran bulanan lebih tinggi daripada perkiraan awal mereka sejak dini.

Sun Life menyarankan masyarakat melihat tabungan, dana pensiun, investasi, dan program kerja, lalu membandingkannya dengan kehidupan yang dibayangkan. Jika ada selisih, satu perubahan konsisten dapat dimulai. Semakin awal memulai, semakin banyak waktu bekerja untuk persiapan keuangan jangka panjang yang lebih tenang secara bertahap dan terukur.

Tanggal Kembar menjadi alasan memikirkan keinginan, tetapi juga kesempatan menata pilihan. Keamanan finansial memberi ruang napas untuk menikmati hari ini tanpa menutup peluang masa depan. Pesan Sun Life jelas: belanja boleh, tetapi kendali finansial tetap harus dipegang konsumen secara bijak sebelum menyesal di kemudian hari.