SinarHarapan.id-Hari Kopi Sedunia yang jatuh pada 1 Oktober 2026 tidak berlalu begitu saja bagi TOP Coffee. Merek kopi bubuk sachet itu menghadirkan kampanye “Rasa TOP Coffee, #SerasaDiCafe” sebagai apresiasi bagi TOP People, sekaligus mengajak masyarakat berbagi momen menikmati kopi di empat kota Indonesia.
Kampanye ini menjawab kebiasaan minum kopi yang makin melekat. Survei Jakpat April 2026 terhadap 1.238 responden menunjukkan 72 persen mengonsumsi kopi dalam enam bulan terakhir, dan 58 persen minum kopi setidaknya sekali sehari. Namun, pengalaman menikmati kopi ala cafe belum tentu menjadi bagian keseharian semua orang.
Thomas Michael Hermawan, Marketing Manager TOP Coffee, menyebut Hari Kopi Sedunia bukan hanya merayakan kopi, tetapi juga momen sederhana yang membuat hari terasa lebih menyenangkan. Karena itu, TOP Coffee ingin membawa rasa dan pengalaman #SerasaDiCafe lebih dekat kepada masyarakat, di berbagai tempat dan berbagai kesempatan yang dekat dengan keseharian.
Semangat berbagi dimulai dari media sosial. Melalui akun Instagram @topcoffeeid, TOP Coffee mengajak TOP People mengikuti akun, menyukai tiga postingan terakhir, dan menuliskan ide kreasi kopi cafe favorit di kolom komentar. Setiap komentar menjadi bagian dari secangkir Kopi Kreasi Cafe gratis pada Hari Kopi Sedunia.
Total 10.000 gelas dibagikan di empat kota, masing-masing 2.500 gelas. Kopi hadir dalam empat varian: TOP White Blossom, TOP Cappuccino Tiramisu, TOP Aren Marie, dan TOP Tropical Black. Mekanisme ini membuat partisipasi sederhana di media sosial berubah menjadi pengalaman nyata yang langsung dinikmati masyarakat di berbagai lokasi.
Jakarta membuka rangkaian aktivasi nasional. Pada 1 Oktober 2026, Kev menyapa dan membagikan kopi di SMA 30 Jakarta. Dua hari kemudian, Haruka Nakagawa hadir di Plaza 2 Blok M, berbagi kopi dengan warga yang menikmati waktu bersama keluarga maupun teman di kawasan ramai itu.
Bagi Kev, kehadiran TOP Coffee di lingkungan sekolah menjadi pengalaman tersendiri karena kopi hadir di tengah aktivitas beragam. Menurutnya, momen sederhana seperti itu membuat kopi terasa lebih dekat. Ia berharap secangkir kopi dapat membuat hari biasa terasa sedikit lebih spesial dan tentunya #SerasaDiCafe.
Haruka Nakagawa menilai Blok M memiliki suasana unik karena banyak orang datang untuk jalan-jalan dan berkumpul. Berbagi TOP Coffee di sana dinilai cocok sebab kopi sering menjadi teman untuk menikmati momen bersama. Rangkaian Jakarta berlanjut pada 6 Oktober di Stasiun KRL Bogor, menyapa masyarakat yang tengah menjalani perjalanan harian.
Setelah Jakarta, kampanye bergerak ke Bandung dengan menghadirkan Ari Ilham. Perjalanan berlanjut ke kota-kota lain, membawa momen berbagi kopi ke ruang yang dekat dengan keseharian masyarakat. Sebanyak 10.000 gelas Kopi Kreasi Cafe gratis menjadi bagian perayaan Hari Kopi Sedunia yang melibatkan partisipasi TOP People.
Sejalan dengan semangat “Life Keeps Getting Better with WINGS”, TOP Coffee terus menghadirkan pengalaman baik yang dekat dengan keseharian. Melalui #SerasaDiCafe, masyarakat diajak menikmati kopi ala cafe kapan pun dan di mana pun, tanpa harus selalu datang ke cafe untuk merasakan momen yang lebih hangat.







