Nasional

Menelusuri Jejak SBY-Ani, Demokrat Aceh Tanam Pohon dan Bersihkan Sungai Alue Naga

×

Menelusuri Jejak SBY-Ani, Demokrat Aceh Tanam Pohon dan Bersihkan Sungai Alue Naga

Sebarkan artikel ini
Melanjutkan Warisan Hijau: Demokrat Aceh Tumbuhkan Harapan di Bantaran Alue Naga.(Doc: DPD Partai Demokrat Aceh)
Melanjutkan Warisan Hijau: Demokrat Aceh Tumbuhkan Harapan di Bantaran Alue Naga.(Doc: DPD Partai Demokrat Aceh)

SinarHarapan.id-Di bawah terik matahari yang menyengat, puluhan pasang tangan dengan sigap mencabut sampah-sampah plastik yang berserakan di bantaran Sungai Alue Naga. Tak jauh dari lokasi, sejumlah relawan dengan cekatan menggali tanah, menanam bibit pohon trembesi satu per satu. Bukan sekadar kerja bakti biasa, ini adalah tradisi kepedulian yang terus dirawat dan diwariskan dari masa ke masa.

Jumat (31/7/2026), DPD Partai Demokrat Aceh menggelar aksi penanaman pohon dan pembersihan bantaran sungai sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat. Sekitar 600 peserta dari berbagai elemen turut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan tersebut.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Rian Syaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukanlah seremonial belaka. Ia menyebutnya sebagai implementasi nyata dari Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, sebuah inisiatif Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu menjaga kelestarian alam.

“Kami melanjutkan tradisi yang telah dicontohkan Pak SBY dan Bu Ani. Di Banda Aceh masih berdiri pohon trembesi yang ditanam sebagai jejak kepedulian terhadap lingkungan. Hari ini kami meneruskan semangat itu,” ujar Rian dengan nada penuh haru.

Bukan Sekadar Seremonial: 600 Kader dan Masyarakat Demokrat Aceh Bersihkan Sungai, Tanam Harapan.(Doc : DPD Partai Demokrat Aceh)
Bukan Sekadar Seremonial: 600 Kader dan Masyarakat Demokrat Aceh Bersihkan Sungai, Tanam Harapan.(Doc : DPD Partai Demokrat Aceh)

Rian menegaskan bahwa gerakan menanam pohon mengandung makna yang jauh lebih dalam dari sekadar aktivitas fisik. Ia menyebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. “Mungkin bukan kita yang menikmati rindangnya, tetapi anak cucu kita. Menanam pohon adalah menanam harapan sekaligus mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan yang digelar pada hari itu cukup padat dan beragam. Dimulai dengan apel di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, para peserta kemudian bergerak secara simbolis menggelar donor darah, membersihkan rumah ibadah, merapikan taman kota, hingga turun ke bantaran Sungai Alue Naga. Ada pula pembacaan hikayat bertema lingkungan dan pelepasan benih ikan ke aliran sungai.

Para peserta yang hadir berasal dari latar belakang yang beragam. Selain kader Demokrat, tampak pula mahasiswa, pengemudi ojek online, aktivis lingkungan, santri, hingga warga setempat yang antusias ikut menyemarakkan aksi. Kebersamaan ini menjadi cerminan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak mengenal batas usia, profesi, ataupun afiliasi politik.

Harapan besar pun disematkan pada gerakan ini. Rian berharap apa yang telah dilakukan tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi inspirasi bagi komunitas, organisasi, dan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan secara berkelanjutan. “Aksi kecil ini bisa menjadi awal perubahan besar jika dilakukan bersama-sama dan terus-menerus,” pungkasnya.

Jejak kepedulian SBY dan almarhumah Ani Yudhoyono di Bumi Serambi Mekkah itu kini hidup kembali. Pohon-pohon yang ditanam hari ini kelak akan tumbuh rindang, menjadi saksi bisu bahwa semangat mencintai alam tidak pernah padam—dan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Foto

SinarHarapan.id – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Sekretariat Bersama Kuning Ijo Biru (Sekber KIB) pro Anies…