SinarHarapan.id – Pekerja menjemur dendeng daging sapi khas Solo yang di produksi Tri Rahayu Amperawa dengan merek Dendeng Ksatria di Jagalan, Jebres, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (1/7/2026). Kementerian UMKM mendorong UMKM agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, digitalisasi, peningkatan kualitas dan daya saing produk, akses pembiayaan, serta perluasan kemitraan dan pemasaran. Program seperti SAPA UMKM, Business Matching, Entrepreneur Hub, pelatihan dan pendampingan usaha, serta penguatan pemasaran digital menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem yang membuat pelaku UMKM lebih siap menghadapi pasar yang semakin luas.
Tri Rahayu Amperawa juga memanfaatkan perkembangan perdagangan digital dengan menjadikan Shopee dengan nama toko Abon Ksatria sejak 2018, sebagai salah satu marketplace untuk memasarkan produknya. Strategi tersebut membuat pasar, bahkan sekitar 60 persen pelanggannya kini berasal dari penjualan online yang tersebar di Jabodetabek, Kalimantan, Sumatera dan Bali. Foto: SHID/Ruht Semiono.










