26 February 2024

Dwi Tarung catur cepat 15 menit plus increament 5 detik antara Grand Master Wanita-Master Internasional (GMW-MI) Medina Warda Aulia melawan GMW Dewi AA Citra. Kedua pecatur bertanding sebanyak 6 babak di ajang Japfa Year End Chess Tournament di Wisma Kemenpora, Jakarta, Sabtu (16/12/2023). (SH.ID/Nonnie Rering).

SinarHarapan.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerjasama dengan PB Percasi menggelar turnamen penutup tahun bertajuk JAPFA Year End Chess Tournament 2023 di Wisma Kemenpora Jakarta, Sabtu-Minggu (16-17/12/2023).

Event yang mempertandingkan catur cepat 15 menit plus increament 5 detik ini disambut antusias para pecatur dari seluruh Indonesia. Tercatat ada 401 peserta dari 18 provinsi yang berlaga di lima kategori yang dipertandingkan yakni kategori Open, U-12 dan U-16 putra, U12 dan U-16 putri. Pertandingan di semua kategori berlangsung selama 9 babak.

Selain itu ada Dwi Tarung catur cepat 15 menit plus increament 5 detik antara Grand Master Wanita-Master Internasional (GMW-MI) Medina Warda Aulia melawan GMW Dewi AA Citra. Kedua pecatur bertanding sebanyak 6 babak.

Dari tiga babak yang sudah dimainkan di hari pertama, Medina unggul sementara dengan skor 2-1. Medina mengawali keunggulannya dengan memenangkan babak pertama saat bermain dengan buah hitam. Namun di babak kedua saat memainkan buah putih Medina justru kalah. Pecatur yang menyandang gelar MI-pria ini akhirnya menutup laga di hari pertama dengan keunggulan 2-1 usai mengalahkan Dewi di babak ketiga. Medina dan Dewi kembali akan bertanding di babak 4, 5 dan 6, besok, Minggu (17/12/2023).

Japfa Year End Chess Tournament dibuka secara resmi oleh Ketua Umum PB Percasi Grand Master Utut Adianto. Turut hadir Menpora Dito Ariotedjo, Vice President Head of Social Investment Japfa R Artsanti dan jajaran pengurus PB Percasi yang terdiri dari Sekjen, Henry Hendratno, Kabid Humas Urry Kartopati dan Ketua Panitia Japfa Year End Chess Tournament 2023 yang juga Wasekjen PB Percasi Nanang Pujalaksana.

Catur Mencerdaskan Bangsa

Menpora Dito Ariotedjo dalam sambutannya mengapresiasi komitmen dan konsistensi PB Percasi dalam menyelenggarakan turnamen catur sehingga melahirkan pecatur-pecatur handal yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Turnamen ini sangat baik dimana tujuan utamanya adalah  meningkatkan prestasi olahraga Indonesia khususnya di cabor catur. Di turnamen ini saya melihat banyak sekali para pesertanya  dari mulai senior, junior, U-12 dan yang paling muda U-10,” katanya.

“Karena itu, saya menyampaikan apresiasi kepada PB Percasi yang konsisten mendorong turnamen catur,” lanjutnya. Dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk JAPFA yang selalu peduli dan juga konsisten mendukung dan mengelar pertandingan catur,” ucapnya.

Peserta Japfa Year End Chess Tournament membludak di Wisma Kemenpora, Sabtu (16/12/2023). (SH.ID/Nonnie Rering).

Menpora menekankan Kemenpora akan selalu mendukung perkembangan cabor catur terlebih untuk pembinaan dan pelatihan di usia dini. Karena dengan bermain catur sejak dini akan membentuk pola berpikir dan logika generasi muda Indonesia.

“Jadi selain nantinya catur bisa  memberikan prestasi bagi merah putih di tingkat internasional tapi juga dengan catur, saya yakin juga bisa berkontribusi besar dalam mencerdaskan bangsa Indonesia yang nantinya membuat negara kita makin maju,” tuturnya.

“Saya selalu berkeyakinan bahwa ketika generasi muda kita diserentakkan untuk bermain catur maka dengan manfaat yang dihasilkan kepada olah pikir pemain catur maka dapat membawa Indonesia lebih maju,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto saat membuka menyampaikan penyelenggaraan Japfa Year End Chess Tournament merupakan wujud nyata dari komitmen Japfa dalam mendukung perkembangan catur Indonesia.

“Kita akan terus bekerja, kita akan terus berupaya dan akan terus mefasilitasi. Kami atas nama PB Percasi mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada PT. JAPFA. Mudah-mudahan dari kejuaraan ini akan ada hasil atau pemain yang meloncat melintasi bayang-bayang para seniornya dan dari sini kita terus semangat menyongsong 2024 dengan lebih baik,” tambahnya.

Di sela-sela sambutannya Utut Adianto memberikan tali asih atau bonus kepada dua pecatur yang berhasil menjadi juara di kejuaraan catur internasional yakni Master Fide Arif Abdul Hafiz dan pecatur putri Master Internasional Wanita Diajeng Teresa Singgih. Arif Abdul Hafiz sukses menjuarai turnamen Manny Pacquiao Open 2023 di Filipina sementara MIW Diajeng Teresa Singgih juara di Kejuaraan Catur Junior Asia Timur 2023 di Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Head of Social Investment Japfa R Artsanti mengatakan Japfa berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan catur di Tanah Air. Bahkan, kata Artsanti, pihaknya tidak hanya menyelenggarakan turnamen melainkan juga aktif melakukan pemantauan bakat dan pelatihan pecatur usia dini.

“Sejak 2018 kami mengadakan program yang diberi nama Japfa for Kids. Di tahun 2023 Japfa melalui program Japfa for Kids berhasil menjaring tidak kurang dari 400 anak sekolah dasar di lebih dari 25 provinsi di Indonesia. Mereka dilatih secara terus-menerus oleh Japfa,” kata Artsanti.

Artsanti melanjutkan, para pecatur junior berbakat yang dibina dalam program Japfa for Kids juga difasilitasi untuk bisa mengikuti turnamen catur internasional. “Sore ini dua pecatur yang kami bina dalam program Japfa for Kids yang berasal dari Lampung dan Gorontalo akan dikirim mengikuti turnamen Heritage City International Open 2023 di Malaysia,” tukas Artsanti.

Di penghujung acara pembukaan Japfa Year End Chess Tournament 2023 Artsanti mewakili PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk memberikan penghargaan berupa plakat kepada Menpora Dito Ariotedjo dan Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto.  (non)