SinarHarapan.id-Di tengah ketegangan geopolitik yang masih membara di Timur Tengah, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada umat Islam di Asia Tenggara. Namun, dalam pesannya, ia tidak sekadar mengucapkan selamat. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang dinilai konsisten menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Iran di bulan suci Ramadan.
Melalui unggahan di akun media sosial X pada Ahad (23/3/2026), Menlu Araghchi secara khusus menyapa masyarakat Muslim di kawasan Asia Tenggara dengan ucapan “Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H.” Dalam untaian pesan yang sama, ia menegaskan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah dan masyarakat di ketiga negara tersebut.
“Terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Muslim serta pencinta keadilan di Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Brunei) yang mengecam agresi brutal Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) terhadap bangsa Muslim Iran di bulan Ramadan serta menunjukkan solidaritas,” tulis Menlu Araghchi dalam unggahannya yang dikutip pada Minggu (21/3/2026).
Ucapan terima kasih itu bukan tanpa alasan. Sebelumnya, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, telah menyampaikan apresiasi serupa secara langsung kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia. Dalam sebuah pesan video yang diunggah di media sosial resminya, Rabu (18/3/2026), Boroujerdi merinci bahwa dukungan dari Indonesia hadir dalam berbagai bentuk yang nyata.
“Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas solidaritas, dukungan, dan perhatian yang diberikan kepada rakyat Iran,” ujar Boroujerdi.
Menurutnya, selama bulan Ramadan, Kedutaan Besar Iran di Jakarta menerima berbagai bentuk solidaritas, mulai dari pengiriman ratusan karangan bunga, ratusan hingga ribuan surat, hingga kunjungan langsung dari warga yang ingin menyampaikan belasungkawa serta mengutuk serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. Ia menilai bahwa semangat kemanusiaan yang ditunjukkan masyarakat Indonesia mencerminkan ikatan persaudaraan yang kuat antara kedua negara.
“Saya berharap semangat kemanusiaan, persaudaraan, serta solidaritas antara Indonesia dan Iran tetap terjaga dan semakin kuat,” kata Dubes Boroujerdi.
Hubungan bilateral Indonesia dan Iran selama ini terus menunjukkan dinamika positif. Di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Indonesia secara konsisten menyerukan pentingnya penyelesaian konflik secara damai serta menghormati kedaulatan negara-negara di kawasan Timur Tengah. Sikap konsisten itu pula yang tampaknya menjadi salah satu faktor yang membuat Teheran merasa tidak sendirian dalam menghadapi tekanan eksternal di bulan Ramadan.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Indonesia belum memberikan respons resmi terhadap ucapan dan apresiasi yang disampaikan oleh Menlu Iran tersebut. Namun, diplomasi publik melalui media sosial ini menjadi penanda bahwa solidaritas kemanusiaan antarnegara Muslim tetap terjalin di tengah situasi geopolitik global yang kian memanas.(Infopublik/IS)






