Peluncuran program diumumkan di Jakarta, Rabu (22/4/2026). Langkah ini merespons dua masalah besar: masih tabunya topik menstruasi di sekolah dan buruknya fasilitas sanitasi. Data Kementerian Pendidikan tahun 2022 mencatat rasio toilet perempuan secara nasional baru 1:74, jauh dari standar pemerintah. Bahkan, belum ada provinsi yang memenuhi rasio ideal.
“Kami ingin remaja putri memiliki pemahaman tepat sejak dini, termasuk memilih pembalut yang nyaman. Dengan pemahaman baik, mereka bisa belajar lebih percaya diri dan bebas khawatir,” ujar Stella Eidelina, Marketing Manager Paper Product Category WINGS Group Indonesia.
Baca juga :Hers Protex Gelar Aksi Sosial di Nusa Tenggara Timur
Muhammad Zainal, Spesialis WASH UNICEF Indonesia, menekankan bahwa bolos sekolah saat haid menghambat partisipasi optimal remaja putri. “Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk memperkuat praktik kebersihan menstruasi di lingkungan pendidikan,” katanya.
Tak hanya sosialisasi, program ini juga membekali siswi dengan pengetahuan medis. dr. Dinda Derdameysia, Sp.OG., menjelaskan bahwa edukasi sejak remaja membantu mereka memahami perubahan tubuh dengan percaya diri. “Dukungan sekolah, orang tua, pembalut tepat, dan sanitasi memadai adalah kunci kenyamanan saat menstruasi,” tuturnya.
WINGS melalui Hers Protex berkomitmen menghadirkan edukasi berkelanjutan. Seluruh inisiatif ini sejalan dengan filosofi perusahaan “Life keeps getting better with WINGS”. Program ini juga mendukung target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) 6 dan visi Indonesia Emas 2045.