SinarHarapan.id-J&T Express resmi meluncurkan program J&T Hubungkan Preneur Goes to Campus sebagai wadah nyata bagi mahasiswa membangun bisnis di era digital. Tidak hanya berhenti pada edukasi, program ini menyediakan pendampingan intensif hingga akses permodalan.
Herline Septia, Brand Manager J&T Express, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai ekosistem lengkap, bukan sekadar ruang belajar. “Kami ingin mendorong mahasiswa tidak hanya memulai, tetapi juga mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/4).
Program ini terbagi dalam dua sub-utama. Pertama, Campus Talk Show yang digelar di lima universitas terbesar di Indonesia. Kedua, kompetisi inkubasi bisnis J&T Super Seller yang terbuka bagi mahasiswa aktif dengan usaha minimal enam bulan.
Sebanyak 10 peserta terpilih akan mendapat modal Rp20 juta per orang selama tahap inkubasi. Pada grand final, mereka memperebutkan total hadiah Rp225 juta. Rinciannya, juara pertama Rp100 juta, kedua Rp75 juta, dan ketiga Rp50 juta. Seluruh peserta juga mendapat mentoring terstruktur, mulai dari strategi bisnis, manajemen keuangan, brand storytelling, hingga optimalisasi logistik.

Rangkaian Campus Talk Show menghadirkan Rizky Arief, CEO HMNS Parfum, sebagai pembicara utama. Menurut Rizky, inisiatif ini membuka ruang bagi generasi muda mendapatkan pengalaman langsung membangun bisnis di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Baca juga : J&T Cargo Renovasi SDN 030343 Binangara, Dukung Pendidikan di Dairi
Jadwal Campus Talk Show dimulai dari Universitas Pendidikan Indonesia (7 Mei), Universitas Sumatera Utara (21 Mei), IPB University (26 Mei), Universitas Brawijaya (4 Juni), hingga Universitas Pertamina (9 Juni). Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.
Herline menegaskan, melalui kapabilitas logistik yang dimiliki, J&T Express berperan sebagai enabler bisnis. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya bertahan, tetapi menciptakan pertumbuhan berkelanjutan,” tutupnya.





