StockReview.id – PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku) menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta perlindungan konsumen setelah menerima evaluasi dan arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagai perusahaan fintech peer-to-peer lending atau pinjaman daring yang telah berizin resmi dan diawasi OJK, Indosaku menyatakan menghormati keputusan regulator dan siap menjalankan seluruh sanksi serta rekomendasi perbaikan yang diberikan.
Manajemen menilai evaluasi dari OJK menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan internal, menyempurnakan proses operasional, dan meningkatkan standar kepatuhan perusahaan.
Direktur Utama Indosaku, Yulvina Napitupulu, mengatakan perusahaan telah mengambil sejumlah langkah konkret, termasuk menghentikan kerja sama dengan vendor penagihan pihak ketiga PT Teknologi Internasional Nusantara (PT TIN).
Keputusan tersebut diambil setelah ditemukan praktik penagihan yang dinilai tidak sejalan dengan standar etika dan prosedur perusahaan. Menurut Yulvina, langkah itu merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh proses penagihan dilakukan secara profesional dan mengedepankan perlindungan konsumen.
Terkait isu penagihan di wilayah Semarang yang sempat menjadi perhatian publik, Indosaku mengaku telah bergerak cepat dengan mendatangi pihak-pihak terdampak, termasuk layanan publik Pemadam Kebakaran (Damkar) Semarang, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Selain itu, perusahaan saat ini tengah mempercepat berbagai langkah pembenahan internal, mulai dari penyempurnaan prosedur penagihan, peningkatan pelatihan tenaga penagihan, hingga penguatan sistem pengawasan terhadap mitra kerja pihak ketiga.
Indosaku juga akan menempatkan fungsi quality control (QC) internal dalam proses operasional vendor guna memastikan standar kepatuhan dan etika perusahaan dijalankan secara konsisten.
Yulvina menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat yang telah dibangun selama lebih dari enam tahun menjadi prioritas utama perusahaan. Karena itu, Indosaku berkomitmen terus menghadirkan layanan keuangan digital yang bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada perlindungan konsumen.
Perusahaan memastikan operasional bisnis tetap berjalan normal dan stabil di tengah proses evaluasi serta penguatan tata kelola yang sedang berlangsung.










