SinarHarapan.id– Film keluarga dan remaja berjudul Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 6 Agustus 2026. Menjelang perilisannya, rumah produksi PANEN Entertainment menggelar special screening sekaligus konferensi pers untuk memperkenalkan film yang menggabungkan unsur petualangan, aksi, dan pesan pendidikan tersebut.
Film ini mendapat dukungan dari berbagai lembaga pemerintah, di antaranya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Lembaga Sensor Film (LSF).

Menurut pihak produksi, dukungan tersebut diberikan karena film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula dinilai sejalan dengan upaya membangun karakter generasi muda Indonesia melalui pesan-pesan positif yang diangkat dalam cerita.
Selain menghadirkan adegan aksi yang dapat dinikmati berbagai kalangan usia, film ini juga menyoroti sejumlah isu penting seperti peran keluarga dalam pendidikan anak, pemberdayaan guru, inklusi sosial, pencegahan perundungan, pengembangan kemampuan berpikir kritis, hingga kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Tak hanya mendapat apresiasi di dalam negeri, film ini juga mencatatkan prestasi di sejumlah ajang perfilman internasional. Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula berhasil meraih penghargaan Best Feature Film dalam Moscow International Children’s Film Festival.
Selain itu, film tersebut juga masuk sebagai Official Nominee di Canada International Children Film Festival serta terpilih dalam Official Selection di Macau International Children’s Film Festival dan Within The Family International Festival of Family and Children Films.

Sinopsis Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula
Film ini mengikuti kisah empat sahabat, Kirana, Hanna, Gerald, dan Bagas, yang melakukan perjalanan bersama guru mereka, Pak Wira, untuk melakukan survei lokasi kegiatan jambore.
Perjalanan yang awalnya berlangsung penuh semangat berubah menjadi misteri ketika Bagas tiba-tiba menghilang sesaat setelah mereka tiba di sebuah desa yang akan menjadi lokasi perkemahan.
Satu-satunya petunjuk yang ditemukan hanyalah potongan kembang gula favorit Bagas. Berbekal petunjuk tersebut, ketiga sahabatnya berusaha mengungkap keberadaan Bagas dengan menelusuri jejak yang penuh tantangan dan kejutan.
Syuting Dilakukan di Yogyakarta
Seluruh proses produksi film dilakukan di Yogyakarta dengan memanfaatkan berbagai lokasi yang menampilkan keindahan alam serta kekayaan budaya daerah tersebut.
Menariknya, para pemeran anak yang tampil dalam film ini merupakan talenta muda asal Yogyakarta. Mereka tidak hanya berakting, tetapi juga terlibat dalam pengisian soundtrack dan lagu tema film.
Melalui film ini, PANEN Entertainment berharap dapat menghadirkan tontonan keluarga yang menghibur sekaligus memberikan inspirasi bagi anak-anak dan remaja untuk terus berkembang, berani mengambil inisiatif, serta memiliki semangat untuk melangkah maju dalam kehidupan.
Film Maju: Jejak Pahit si Kembang Gula akan mulai menyapa penonton Indonesia di bioskop pada 6 Agustus 2026.



