Gaya Hidup

Krisis Identitas di Dunia Gaib: Angka Ketakutan Manusia Merosot, “Cek Khodam” Hadir dengan Kocak

×

Krisis Identitas di Dunia Gaib: Angka Ketakutan Manusia Merosot, “Cek Khodam” Hadir dengan Kocak

Sebarkan artikel ini

SinarHarapan.id-Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran genre horor komedi yang menyegarkan. Kali ini, fenomena viral “cek khodam” yang sempat mengguncang media sosial diangkat ke layar lebar. Dee Company memproduksi film berjudul Cek Khodam yang dipastikan tayang di seluruh bioskop Tanah Air mulai 16 Juli 2026.

Hadir dengan konsep yang membalik logika umum, film ini tidak menampilkan manusia yang ketakutan terhadap hantu, melainkan justru sebaliknya. Para penghuni dunia gaib dan khodam digambarkan panik karena manusia modern mulai kehilangan rasa takut kepada mereka. Sutradara Jeropoint menyatakan bahwa ide unik ini berangkat dari ironi kehidupan sehari-hari.

“Biasanya kita takut sama setan, sekarang setan justru di-content-in. Dari ironi itu, kami menemukan banyak elemen menarik untuk sebuah cerita,” ujar Jeropoint dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6/2026)

Ketakutan Manusia Bergeser ke Dompet Kosong dan Tanggal Tua

Produser Dee Company, Dheeraj Kalwani, menjelaskan bahwa film ini lahir dari pengamatan atas perubahan perilaku masyarakat. Tekanan hidup modern seperti cicilan, tagihan menumpuk, dompet kosong, dan jeratan tanggal tua dianggap lebih menakutkan daripada hal-hal mistis. Kondisi inilah yang memicu krisis besar di dunia khodam. 

“Kami melihat bagaimana tren ini menjadi bagian dari percakapan sehari-hari dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah horor komedi yang segar, lucu, dan relevan dengan kehidupan saat ini,” ungkap Dheeraj. 

Film ini berpusat pada tiga sahabat yang secara tidak sengaja terlibat dalam kekacauan besar. Mereka adalah Sakti (Jirayut), Wira (Saputra Kori), dan Bima (Benidictus Siregar). Tanpa disadari, konten “cek khodam” yang mereka buat menyebabkan Angka Ketakutan Manusia (AKM) merosot drastis. Hal ini membuat dunia gaib terancam punah dan Panglima Khodam pun diturunkan untuk mengembalikan wibawa mereka. Namun, misi tersebut bukannya berjalan mulus, malah menciptakan serangkaian kekacauan kocak.

Jirayut Debut dan Parade Karakter Gaib Unik

Film ini juga menjadi penanda debut layar lebar bagi penyanyi dan presenter asal Thailand, Jirayut. Meski awalnya sempat ragu karena kurang percaya diri, ia akhirnya menerima tantangan peran utama berkat dorongan dari sang ibu yang ingin melihat anaknya tampil di layar lebar. “Saya belajar berani bertanya dan terus mengembangkan karakter,” ujar Jirayut saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. 

Kehadiran Jirayut dinilai menjadi daya tarik utama. Energi komedi dan kedekatannya dengan masyarakat diharapkan mampu memberikan warna baru dalam perfilman Indonesia. Selain trio utama, film ini turut menghadirkan berbagai karakter gaib dengan kepribadian unik, mulai dari Noni Belanda, Genderuwo, hingga Pocong Karuhun, yang justru berjuang menyelamatkan eksistensi mereka. Melalui tawa dan petualangan, Cek Khodam menawarkan hiburan ringan yang dekat dengan kehidupan masa kini.