Nasional

Bangga Kencana di Kota Metro: 130 Kader TPK dan GENTING Bangun Keluarga Berencana, Stunting Ditekan

×

Bangga Kencana di Kota Metro: 130 Kader TPK dan GENTING Bangun Keluarga Berencana, Stunting Ditekan

Sebarkan artikel ini
Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, BKKBN Bicara Siklus Hidup Keluarga.(Doc : BKKBN)
Bukan Sekadar Alat Kontrasepsi, BKKBN Bicara Siklus Hidup Keluarga.(Doc : BKKBN)

SinarHarapan.id-Resto Metro Garden, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Lampung, menjadi lokasi sosialisasi Program Bangga Kencana bersama mitra kerja, Jumat (16/10/2026). Forum itu mempertemukan legislator, pemerintah, dan masyarakat untuk membahas perencanaan keluarga serta pencegahan stunting secara terbuka.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmawati Herdian, Ketua Tim Pembangunan Keluarga BKKBN Lampung Munawar Shodigq, dan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas P3AKB Kota Metro Dyah Sukmawati hadir sebagai narasumber. Mereka memaparkan ruang lingkup program dan peran masing-masing lembaga secara jelas.

Rahmawati menegaskan sosialisasi berfokus pada Program Bangga Kencana. Penjelasan teknis diserahkan kepada BKKBN dan organisasi perangkat daerah. Ia meminta peserta mengikuti materi sesuai bidang agar informasi tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat luas yang hadir dalam forum ini.

Munawar Shodigq menjelaskan BKKBN tidak hanya soal alat kontrasepsi. Lembaga itu menangani perencanaan keluarga, kependudukan sesuai siklus hidup, dan pengendalian penduduk. Ia memperkenalkan Kemendukbangga serta program pendampingan bagi anak, keluarga, dan lanjut usia di setiap tahapan kehidupan masyarakat luas tersebut.

Baca juga :Cegah Stunting Sejak Dini, Tanggamus Perkuat Peran Keluarga lewat Bangga Kencana

Munawar memperkenalkan TAMASYA, GATI, GEMAR, GAMAS, dan SIDAYA sebagai program pendampingan serta pemberdayaan penduduk. Ia mengajak masyarakat memahami dan berpartisipasi dalam pembangunan keluarga. Pesannya ditutup dengan salam BKKBN dan ajakan bahwa berencana itu keren bagi semua keluarga di Kota Metro.

Bangga Kencana Menyapa Keluarga Kota Metro.(Doc : BKKBN)
Bangga Kencana Menyapa Keluarga Kota Metro.(Doc : BKKBN)

Dyah Sukmawati memaparkan pencegahan stunting melalui intervensi spesifik dan sensitif. Pemenuhan gizi saja tidak cukup. Sanitasi, akses air bersih, dan edukasi keluarga harus berjalan bersama. Metro mendampingi keluarga berisiko lewat Tim Pendamping Keluarga berisi bidan, kader KB, dan kader PKK.

Dyah menyebut sekitar 130 kader Tim Pendamping Keluarga di Kota Metro mendampingi ibu hamil, calon pengantin, dan keluarga dengan anak usia 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Ia berharap masyarakat menerima kunjungan kader karena kehadiran mereka memberi informasi dan edukasi pencegahan stunting.

Pencegahan stunting lewat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING. Program ini menggalang CSR, pengusaha, dan pihak lain untuk memberi makanan tambahan, sembako, serta bantuan jamban layak. Pemetaan kebutuhan sanitasi disampaikan kepada orang tua asuh agar bantuan tepat sasaran.

DASHAT di Kota Metro berjalan di 10 titik dengan 10 kader. Setiap kader menyasar 10 rumah tangga untuk edukasi pengolahan makanan bergizi berbahan pangan terjangkau. Dyah berharap pengetahuan itu diterapkan sehari-hari sehingga kebutuhan gizi ibu hamil dan anak lebih diperhatikan.

Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan satu pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader pendamping, dunia usaha, dan masyarakat harus bekerja sama. Sosialisasi Bangga Kencana diharapkan memperkuat koordinasi pusat-daerah dan mewujudkan keluarga sehat, berkualitas, sejahtera di Kota Metro, Lampung secara berkelanjutan dan bersama.