Olah Raga

Bukan Sekadar Simbol: SIMPATI Woman Rally Team Targetkan Podium di 4 Seri Kejurnas Sprint Rally 2026

×

Bukan Sekadar Simbol: SIMPATI Woman Rally Team Targetkan Podium di 4 Seri Kejurnas Sprint Rally 2026

Sebarkan artikel ini
Dari Honda Jazz hingga Toyota Ist: Tiga Perempuan Siap Getarkan Sirkuit Tanah Air Mulai 7 Juni.(Doc)
Dari Honda Jazz hingga Toyota Ist: Tiga Perempuan Siap Getarkan Sirkuit Tanah Air Mulai 7 Juni.(Doc)

SinarHarapan.id-Dunia rally nasional yang selama puluhan tahun didominasi laki-laki kini mendapat angin segar. Sebuah tim khusus pereli perempuan resmi diluncurkan di Jakarta, Senin (26/5). Namanya: SIMPATI Woman Rally Team (SWRT).

Tim ini diisi tiga pereli muda berbakat: Diva Zahra, Larasati, dan Patricia Revalina. Mereka akan turun dalam empat putaran Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026. Putaran pertama yang akan diikuti adalah seri kedua di Jawa Tengah, tepatnya 7 Juni mendatang.

Rifat Sungkar, pereli nasional sekaligus mentor utama SWRT, mengaku tidak sekadar ingin membuat kejutan. “Tiga tahun terakhir saya melihat langsung perkembangan Diva di Sprint Rally. Dedikasinya luar biasa. Saya yakin perempuan Indonesia sangat kompetitif,” ujar Rifat usai peluncuran.

Terinspirasi Sang Ibu, Pereli sejak 1972
Pria ini tidak menyembunyikan sumber inspirasinya. Ia mengidolakan Kamaria Ekawanti Gondokoesoemo atau akrab disapa Ria Sungkar – yang tak lain adalah ibunya sendiri. Ria telah berkiprah di dunia rally sejak 1972 dan masih aktif hingga tahun 2000-an.

“Ibu adalah bukti nyata bahwa perempuan bisa berprestasi di ajang yang didominasi laki-laki. Kini giliran saya membuka jalan bagi generasi baru,” kenang Rifat.

Dukungan SIMPATI dan Target Besar
Telkomsel melalui brand SIMPATI mendukung penuh tim ini. Willy Budiman Martamihardja, GM Brand Event and Activation Telkomsel, mengatakan bahwa SWRT merepresentasikan semangat anak muda yang berani melampaui batas. “Kami mendukung lahirnya lebih banyak talenta inspiratif, sekaligus pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

SWRT tidak main-main. Mereka sudah menyiapkan strategi di setiap kelas:

Diva Zahra ditemani navigator Reza (Echa) akan turun di Kelas F3 menggunakan Honda Jazz kesayangannya.

Larasati berpasangan dengan navigator senior Emay Ahmad, juga Kelas F3, menggunakan Toyota Ist.

Patricia Revalina bersama navigator Bagus Wahyu Kurniawan berlaga di Kelas F1, juga menggunakan Honda Jazz.

Keempat seri yang akan diikuti: Putaran 2 di Jawa Tengah (7 Juni 2026), Putaran 3 di Jawa Timur, Putaran 4 di Jawa Tengah, dan Putaran 5 di Jakarta (1 November 2026).

Target tim ini sederhana namun ambisius: menjadi tim pereli wanita terbaik dan mampu tampil kompetitif di persaingan nasional yang ketat. “Kami tidak ingin sekadar ikut serta. Kami ingin membuktikan diri,” tegas Diva.

Kehadiran SWRT diharapkan menjadi momentum bagi perkembangan olahraga otomotif Indonesia. Khususnya, membuka kesempatan lebih luas bagi talenta perempuan untuk berkembang dan berprestasi tanpa sekat gender.