SinarHarapan.id – Melalui kegiatan Inclusion for All, Manulife Indonesia mendukung Bulan Inklusi Keuangan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan menggelar kegiatan edukasi dan inklusi keuangan bagi siswa penyandang disabilitas di SLBN 3 Jakarta. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 400 peserta, yang terdiri dari siswa, guru, orang tua, relawan karyawan, dan tenaga pemasar, untuk meningkatkan pemahaman keuangan dasar sekaligus mendorong kemandirian finansial sejak dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Community Investment Manulife Indonesia dan mencerminkan komitmen Manulife untuk INTERNAL membantu masyarakat membangun ketahanan finansial yang lebih kuat dan menjalani kehidupan yang lebih baik di setiap tahap kehidupan. Upaya ini sejalan dengan Manulife Longevity Institute, sebuah komitmen global senilai C$350 juta hingga 2030 untuk mendorong berbagai aksi yang membantu masyarakat hidup lebih panjang, lebih sehat, dan lebih aman secara finansial.

Dalam kegiatan ini, siswa SBLN 3 Jakarta mengikuti sesi literasi keuangan yang dirancang sesuai kebutuhan pembelajaran mereka, mulai dari pengenalan mata uang, praktik langsung kebiasaan menabung melalui penggunaan celengan, hingga simulasi jual beli sederhana melalui bazar vokasional. Secara paralel, guru dan orang tua juga mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga dan cara mendukung pembelajaran keuangan anak di sekolah maupun di rumah. Melalui pendekatan yang inklusif, Manulife berharap literasi keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, perwakilan Manulife Indonesia dan Yayasan Manulife Peduli menyerahkan bantuan peralatan vokasional berupa perlengkapan pendukung praktik tata boga untuk membantu pengembangan keterampilan siswa SLBN 3 Jakarta. Bantuan ini diharapkan mendukung proses pembelajaran sekaligus memperkuat kesiapan siswa untuk lebih mandiri di masa depan.

Kegiatan Inclusion for All juga menghadirkan bazar yang menampilkan hasil karya dan produk vokasional siswa, termasuk produk kuliner, kerajinan tangan, dan beragam kreasi lainnya. Kehadiran relawan karyawan dan tenaga pemasar Manulife memberikan dukungan langsung bagi pengembangan potensi siswa sekaligus menciptakan interaksi yang memperkuat semangat inklusi dan pemberdayaan penyandang disabilitas.

Melalui kolaborasi bersama Yayasan Manulife Peduli dan Yayasan Kitaoneus Asia Inklusi, Manulife Indonesia terus memperluas akses terhadap pendidikan dan literasi keuangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan membantu membangun pengetahuan keuangan, keterampilan praktis, dan kemandirian yang lebih kuat, program ini sejalan dengan upaya Manulife dalam membantu masyarakat membangun kemandirian finansial di setiap tahap kehidupan.












