SinarHarapan.id – Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang berbagi. Tahun ini, sebuah kisah persaudaraan lintas negara hadir melalui langkah kemanusiaan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) yang menyerahkan 30 ton kurma premium kepada masyarakat Indonesia. Bantuan itu bukan sekadar simbol diplomasi, melainkan pesan hangat tentang solidaritas, empati, dan nilai kemanusiaan yang melampaui batas geografis.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, di Jakarta. Sebanyak 30 ton kurma tiba di Tanah Air melalui Bandara Kargo Soekarno-Hatta pada 23 Februari 2026, sebelum segera diperiksa kelengkapannya untuk memastikan distribusi dapat berjalan lancar dan tepat sasaran bagi masyarakat selama Ramadan.
Ramadan sebagai Ruang Empati
Menteri Agama menegaskan bahwa bantuan tersebut memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar bantuan pangan. “Bantuan ini bukan sekadar kurma, tetapi simbol persaudaraan yang sangat hangat antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Kita merasakan betul bahwa hubungan kedua negara ini dibangun di atas nilai kemanusiaan, solidaritas, dan toleransi,” kata Menag.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum penting untuk memperkuat empati sosial. Karena itu, bantuan kurma akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mustahik, melalui jaringan Kementerian Agama dan berbagai mitra di daerah.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Semoga hadiah ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan persahabatan kedua bangsa,” kata Nasaruddin Umar menambahkan.
Bagi masyarakat, kurma yang hadir dari negeri sahabat ini bukan hanya pelengkap berbuka puasa, tetapi juga simbol kepedulian yang terasa nyata di tengah kehidupan sehari-hari.
Diplomasi Kemanusiaan yang Bernapas Panjang
Duta Besar UEA menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas tulus Pemerintah UEA kepada rakyat Indonesia. “Hadiah ini yang terdiri dari 30 ton kurma premium diberikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Emirates International Aid Agency. Ini adalah ekspresi niat baik, solidaritas, dan persaudaraan kepada rakyat Republik Indonesia pada bulan Ramadan yang penuh berkah,” kata Dubes Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri.

Menurutnya, Ramadan adalah bulan kasih sayang dan kemurahan hati, nilai yang berakar kuat baik dalam masyarakat Emirat maupun Indonesia. Inisiatif ini juga mencerminkan pendekatan kemanusiaan jangka panjang UEA, yang menempatkan aksi sosial sebagai bagian penting dari kebijakan luar negeri di bawah arahan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
Ia menegaskan bahwa membantu komunitas bukan sekadar tanggung jawab moral, melainkan fondasi dalam membangun kemitraan internasional yang berkelanjutan dan memperkuat persaudaraan umat manusia.
Hubungan yang Dibangun dari Nilai Bersama
Hubungan Indonesia dan UEA terus berkembang, tidak hanya di bidang ekonomi dan investasi, tetapi juga dalam kerja sama sosial dan kemanusiaan. Dalam konteks itulah, bantuan Ramadan ini menjadi gambaran kedekatan dua bangsa yang dibangun atas dasar saling menghormati dan visi bersama tentang kemakmuran serta toleransi.
“Hadiah Ramadan ini menjadi bukti kedalaman hubungan persaudaraan kita dan komitmen bersama untuk mempromosikan toleransi, hidup berdampingan, dan kemurahan hati,” kata Dubes UEA.
Di tengah dunia yang sering dipenuhi ketidakpastian, aksi berbagi semacam ini menghadirkan pesan optimistis bahwa diplomasi juga bisa hadir dalam bentuk kepedulian yang sederhana namun menyentuh.
Menebar Manfaat, Menjaga Harapan
Kementerian Agama memastikan distribusi kurma akan dilakukan secara tertib agar manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat selama Ramadan 1447 Hijriah. Kurma-kurma itu kelak hadir di meja-meja berbuka puasa, menjadi bagian dari kebahagiaan kecil yang menghubungkan masyarakat Indonesia dengan uluran tangan persahabatan dari negeri jauh.
Lebih dari sekadar bantuan pangan, hadiah ini menjadi pengingat bahwa hubungan antarbangsa dapat tumbuh dari nilai kemanusiaan yang sama tentang berbagi, menghormati, dan menjaga harapan bersama di bulan yang penuh berkah.












