SinarHarapa.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) mempertegas komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat melalui strategi sinergi bersama Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) RI. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program pemberdayaan peternak rakyat yang menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Melalui inisiatif ini, diharapkan masyarakat prasejahtera dapat bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri yang produktif.
Implementasi program ini ditandai dengan penyediaan paket usaha ayam petelur yang dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih, Desa Renjang, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa (24/2/2026). Selain di wilayah Serang, program serupa sebelumnya telah sukses dilaksanakan di wilayah Purworejo. Kehadiran program di berbagai titik ini menunjukkan konsistensi pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan bantuan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam kerja sama ini, bantuan yang diberikan kepada KPM bersifat komprehensif untuk menjamin keinginan usaha. Paket bantuan tersebut mencakup penyediaan kandang, ayam petelur siap produksi, hingga pasokan pakan awal. Dukungan fisik ini dirancang agar para penerima manfaat dapat langsung memulai operasional peternakan mereka tanpa menggunakan modal sarana produksi yang besar.
Tak hanya memberikan bantuan materi, JAPFA berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam memberikan edukasi dan pelatihan teknis. Pendampingan ini dilakukan mulai dari tahap awal hingga masa panen, mencakup teknik pemeliharaan ayam, manajemen kesehatan ternak, hingga pengelolaan manajemen usaha yang profesional. Langkah ini bertujuan agar KPM memiliki keahlian yang mumpuni sehingga mampu mengelola usaha mereka secara mandiri dan berkelanjutan.
Hasil produksi telur dari program ini diharapkan dapat diserap oleh koperasi desa untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Selain meningkatkan pendapatan peternak, sinergi ini juga menjadi solusi dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap sumber protein hewani yang bergizi. Dengan demikian, kolaborasi antara JAPFA, Kemensos, dan Kemenkop ini tidak hanya membangun kemandirian ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.










