Presiden Direktur Biznet, Adi Kusma, menjelaskan bahwa festival ini menjadi wadah bagi anak muda Surabaya mengekspresikan kreativitas. “Masyarakat bisa merasakan langsung bagaimana infrastruktur digital Biznet hadir dalam kehidupan sehari-hari, dari media sosial hingga menikmati musik di era digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima wartawan, Kamis (9/4/2026).
Tidak hanya menyuguhkan hiburan, acara tersebut juga menggelar berbagai kompetisi. Mulai dari lomba band, Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), hingga push bike. Puncak acara dimeriahkan oleh grup musik The Changcuters dan Mr. Jono Joni. Pengunjung hanya perlu melakukan registrasi melalui laman biznetfestival.com.
Dukung Pekerja dari Rumah
Festival ini digelar di tengah upaya Biznet memperkuat infrastruktur jaringan. Adi menyebutkan, kebijakan efisiensi dan peningkatan mobilitas digital mendorong masyarakat bekerja dari rumah (work from home). Karena itu, per Januari 2026, Biznet menaikkan kapasitas bandwidth hingga 30% menjadi 500 Mbps di sejumlah wilayah, dengan harga yang lebih terjangkau.
“Kami melihat akselerasi digital menjadi keharusan agar proses operasional tetap optimal sekaligus mendukung masyarakat produktif. Biznet hadir dengan infrastruktur sebagai jawabannya,” tegas Adi.
Salah satu langkah strategis adalah pengaktifan kabel serat optik bawah laut di Pulau Jawa pada Maret 2025. Jaringan ini menghubungkan Jakarta-Cirebon-Semarang-Surabaya untuk meningkatkan kehandalan layanan. Proyek ini akan terintegrasi dengan sistem kabel bawah laut Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) yang menyambungkan Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi.
Di Surabaya sendiri, Biznet telah hadir sejak 2008 dan kini memiliki lebih dari 200.000 homepass di 118 kelurahan. Dengan 13 kantor cabang di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, layanan pelanggan diharapkan lebih cepat dan dekat. (*)