SinarHarapan.id – Periode libur panjang Mei 2026 mendorong lonjakan aktivitas perjalanan masyarakat Indonesia, baik untuk rute domestik maupun internasional. Tingginya mobilitas traveler membuat bandara menjadi lebih padat dengan antrean check-in yang mengular serta jadwal penerbangan yang semakin dinamis.
Di tengah peningkatan perjalanan tersebut, risiko gangguan perjalanan seperti keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga perubahan itinerary mendadak ikut meningkat. Situasi ini dinilai dapat mengganggu kenyamanan traveler saat menikmati masa liburan.
Berdasarkan data internal Allianz Indonesia selama satu tahun terakhir, keterlambatan penerbangan menjadi risiko perjalanan paling dominan dengan kontribusi 57 persen dari total klaim perjalanan. Sementara kehilangan dan kerusakan bagasi menyumbang 20 persen, sedangkan biaya medis akibat sakit atau kecelakaan saat bepergian mencapai 11 persen.
Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan, mengatakan meningkatnya mobilitas masyarakat saat libur panjang membuat risiko perjalanan semakin kompleks dan tidak bisa dianggap sepele.
Menurutnya, banyak traveler telah mempersiapkan itinerary secara detail, namun belum sepenuhnya mengantisipasi potensi gangguan selama perjalanan. Karena itu, perlindungan perjalanan dinilai menjadi bagian penting dalam perencanaan traveling modern.
Untuk meminimalkan risiko perjalanan, traveler disarankan memilih jadwal penerbangan lebih awal, menyediakan waktu cadangan untuk penerbangan lanjutan, serta memantau informasi maskapai secara berkala. Selain itu, penggunaan koper dengan penanda khusus dan penyimpanan barang penting di kabin juga menjadi langkah sederhana untuk menghindari masalah bagasi.
Traveler juga diimbau menjaga kondisi kesehatan sebelum bepergian, membawa obat pribadi, serta memahami akses fasilitas kesehatan di lokasi tujuan. Sementara untuk mengantisipasi perubahan jadwal mendadak, wisatawan sebaiknya menyiapkan alternatif itinerary dan jadwal perjalanan yang fleksibel.
Sebagai solusi perlindungan perjalanan, Allianz Indonesia menawarkan produk Allianz TravelPro yang memberikan perlindungan terhadap keterlambatan perjalanan, keterlambatan bagasi minimal empat jam, kehilangan bagasi, hingga pembatalan perjalanan. Produk tersebut juga dilengkapi layanan emergency assistance selama 24 jam dan dapat dibeli secara online melalui platform OptimAll.
Ignatius menegaskan bahwa proteksi perjalanan kini bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan bagian penting untuk menciptakan pengalaman traveling yang aman dan nyaman selama musim libur panjang.





