SinarHarapan.id – Ikatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (ILUNI UI FIB) menggelar kampanye kebudayaan Indonesia dalam acara Grand Launching dengan tema “Merayakan Budaya” di Auditorium Gedung I FIB, Kampus UI Depok, Sabtu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari Grand Launching Kepengurusan ILUNI UI FIB UI periode 2025-2028.
Grand launching ini juga merupakan perayaan World Heritage Day atau Hari Warisan Dunia 2026 yang diperingati setiap 18 April sebagai inisiasi UNESCO untuk meningkatkan kesadaran pentingnya melindungi dan merawat warisan budaya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A FIB melihat peran alumni FIB menjadi semakin strategis di tengah arus globalisasi dan transformasi digital. Menurutnya, kebudayaan tidak lagi sekadar warisan tapi juga menjadi kekuatan identitas, kekuatan ekonomi, dan kekuatan diplomasi bangsa.
“Oleh karena itu saya berharap ILUNI UI FIB dapat terus menjadi simpul penggerak yang menghubungkan pengetahuan, jejaring, dan kontribusi nyata bagi penguatan kebudayaan Indonesia baik di tingkat nasional maupun globa. Saya juga mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, integritas, dan kolaborasi,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Dekan FIB UI Dr. Untung Yuwono, S.S. menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus ILUNI UI FIB UI periode 2025-2028. Ia juga mengingatkan peran FIB UI dalam menjaga makna, merawat nilai, dan sebagai penerjemah zaman. Untung juga mengapresiasi tema dan semangat “Merayakan Budaya” yang diusung ILUNI UI FIB sebagai upaya relevan dan visioner dalam menghidupkan budaya di kehidupan sehari-hari dan mewariskan nilai secara berkelanjutan. Ia pun berharap agar ILUNI UI FIB dapat menjadi penghubung antara dunia akademik dan masyarakat, penggerak kolaborasi lintas sektor, serta rujukan dalam pemikiran kebudayaan yang berbasis data dan nilai.
“Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI akan selalu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Kami percaya bahwa hubungan antara kampus dan alumni bukan hubungan administratif, melainkan hubungan kultural dan intelektual yang harus terus hidup,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum ILUNI UI FIB, Visna Vulovik, menjelaskan, Grand Launching ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan penegasan komitmen ILUNI UI FIB sebagai organisasi yang hidup, relevan, dan berdampak.
“Alumni FIB UI memiliki keunggulan dalam cara pandang reflektif serta kepekaan sosial yang tinggi. Ini menjadi modal penting untuk membangun organisasi yang bekerja secara sistematis dan berkelanjutan. Ke depan, kami menegaskan visi ILUNI UI FIB sebagai rumah gagasan dan jejaring budaya yang merayakan, mengembangkan, dan mewariskan nilai-nilai humaniora secara berkelanjutan,” ujar Visna.
Ia menambahkan, roadmap ILUNI UI FIB akan dijalankan dalam tiga fase. Tahun pertama merupakan fase Merangkai Budaya yang berfokus pada konsolidasi, penguatan basis data, serta membangun kembali keterhubungan antaralumni.

Tahun kedua memasuki fase Rekognisi Budaya dengan mendorong lahirnya karya, kolaborasi, dan kontribusi yang lebih luas. Sementara tahun ketiga adalah fase Mewarisi Budaya, yang menitikberatkan pada keberlanjutan melalui sistem dokumentasi serta regenerasi yang kuat.
Salah satu inisiatif strategis yang diusung adalah Abiwara, sebagai ekosistem budaya yang menghubungkan pengetahuan humaniora dengan ruang publik.
“Melalui Abiwara, kami ingin memastikan bahwa gagasan tidak berhenti di ruang akademik, tetapi hadir dalam bentuk karya, konten, dan kontribusi nyata yang dapat diakses masyarakat luas. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan alumni lintas fakultas, institusi, pemerintah, dunia industri, maupun komunitas,” tambahnya.

Sejalan dengan semangat Hari Warisan Dunia 2026, acara Grand Launching juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni dan sastra yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Salah satu momen istimewa dalam acara ini adalah dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam tiga stanza. ***

