Nasional

Putih Sari Tekankan Peran Keluarga sebagai Kunci Pencegahan Stunting di Telukjambe Timur

×

Putih Sari Tekankan Peran Keluarga sebagai Kunci Pencegahan Stunting di Telukjambe Timur

Sebarkan artikel ini
Membangun Fondasi Indonesia Emas 2045, Putih Sari Gaungkan Keluarga Berkualitas di Karawang.(Doc : BKKBN)
Membangun Fondasi Indonesia Emas 2045, Putih Sari Gaungkan Keluarga Berkualitas di Karawang.(Doc : BKKBN)

SinarHarapan.id-Sinar matahari siang menyengat di halaman GOR Badminton Salsabila, Dusun Kalikalapa, Desa Wadas, Karawang, Jumat (25/9/2026). Namun antusiasme warga Telukjambe Timur tak surut untuk menghadiri sosialisasi Program Bangga Kencana. Mereka berbondong-bondong datang demi mendapatkan pemahaman langsung mengenai pembangunan keluarga.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Drg. Putih Sari, hadir di tengah masyarakat didampingi Plt. Kepala BKKBN Karawang, Imam. Kehadiran mereka disambut hangat oleh ratusan warga setempat. Acara ini menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah terkait isu kependudukan serta kesehatan keluarga.

Dalam paparannya, Putih Sari menegaskan bahwa pembangunan keluarga tidak hanya sebatas program kependudukan. Ia menyoroti pentingnya menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, mandiri, serta memiliki ketahanan menghadapi tantangan zaman. Hal ini menjadi fondasi utama bagi kemajuan bangsa di masa depan.

“Program Bangga Kencana merupakan bagian penting dalam membangun kualitas keluarga dan sumber daya manusia,” ujar Putih Sari di hadapan peserta. Ia menjelaskan bahwa keluarga adalah lingkungan pertama dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Edukasi berkelanjutan dinilai sangat penting agar program pemerintah dipahami masyarakat.

Baca juga :Tekan Stunting di Karawang, BKKBN dan DPR RI Ajak Warga Bangun Keluarga Berkualitas

Menurutnya, keberhasilan pembangunan keluarga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, tenaga kesehatan, kader, tokoh masyarakat, hingga keluarga itu sendiri harus bergerak bersama. Sosialisasi seperti ini dianggap krusial agar informasi yang diterima masyarakat benar dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Politisi tersebut juga menekankan pentingnya perencanaan keluarga yang matang. Pemenuhan kebutuhan kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian serius. Selain itu, perhatian terhadap tumbuh kembang generasi muda harus terus diprioritaskan. Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi warga Karawang.

Lebih lanjut, Putih Sari mengaitkan program ini dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Menurutnya, menyiapkan generasi unggul harus dimulai dari sekarang. Setiap anak Indonesia berhak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang baik. Pencegahan stunting menjadi tanggung jawab bersama.

Ia menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas pemerintah semata. Peran aktif keluarga dan masyarakat sangat menentukan keberhasilan upaya ini. Sinergi antara orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam memantau tumbuh kembang anak sejak dini.

Baca juga :Stunting di Blitar Turun 8,58 Persen, Kini Fokus Tekan Pernikahan Dini

Perencanaan kehamilan juga menjadi sorotan penting dalam membangun keluarga berkualitas. Jarak kehamilan perlu diperhatikan agar ibu memiliki waktu cukup untuk memulihkan kondisi tubuh. Pemenuhan gizi dan pengasuhan optimal bagi anak sebelumnya juga harus dipastikan. Hal ini demi menekan risiko stunting.

Dengan perencanaan keluarga yang baik, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, serta pemeriksaan rutin, risiko stunting dapat ditekan. Putih Sari menutup arahannya dengan pesan optimistis. “Anak yang sehat hari ini adalah investasi penting untuk mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.