Internasional

Waspada Akun Palsu, TETO Tegaskan Tidak Punya TikTok Resmi

×

Waspada Akun Palsu, TETO Tegaskan Tidak Punya TikTok Resmi

Sebarkan artikel ini

TETO menerima pengaduan publik terkait akun bernama “TETO@callcenterteto”. Akun tersebut dipastikan bukan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan kantor perwakilan Taiwan.

Sinar Harapan.ID – Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya akun palsu yang mengatasnamakan institusinya di media sosial. Peringatan ini disampaikan menyusul temuan akun mencurigakan di platform TikTok yang diduga digunakan untuk praktik penipuan.

Dalam pernyataan resmi, Selasa. 13 April 2026, TETO menerima pengaduan publik terkait akun bernama “TETO@callcenterteto”. Setelah dilakukan verifikasi, akun tersebut dipastikan bukan akun resmi dan tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan kantor perwakilan Taiwan.

TETO menjelaskan, konten yang diunggah oleh akun tersebut merupakan penyalahgunaan materi kegiatan resmi yang sebelumnya pernah diselenggarakan di Jakarta maupun Surabaya. Materi itu mencakup dokumentasi resepsi Hari Nasional, kegiatan pertukaran budaya, hingga informasi layanan konsuler.

Lebih jauh, akun tersebut juga diketahui menawarkan layanan konsultasi visa berbayar serta memungut sejumlah biaya dari masyarakat. Praktik ini dinilai sebagai bentuk penipuan yang merugikan publik.

“TETO tidak pernah menyediakan layanan pengurusan visa maupun konsultasi berbayar melalui akun tidak resmi atau akun pribadi apa pun,” demikian penegasan dalam pernyataan tersebut.

TETO juga menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki akun resmi di platform TikTok. Adapun kanal komunikasi resmi hanya tersedia melalui Facebook dan X dengan nama “Taiwan di Indonesia”.

Untuk layanan visa dan konsuler, masyarakat diminta mengakses saluran resmi, baik melalui telepon maupun email yang telah ditetapkan. Langkah ini penting guna menghindari penyalahgunaan data pribadi maupun potensi kerugian finansial.

Sebagai tindak lanjut, TETO menyatakan telah mengumpulkan bukti dan melaporkan kasus ini kepada Kepolisian Republik Indonesia serta pihak platform terkait. Upaya ini dilakukan untuk menindak akun ilegal dan mencegah meluasnya praktik penipuan.

TETO juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan akun mencurigakan yang mengatasnamakan institusi tersebut. Partisipasi publik dinilai penting untuk menjaga keamanan informasi dan melindungi masyarakat dari kejahatan digital.

Di tengah meningkatnya aktivitas digital, kewaspadaan menjadi kunci utama. Verifikasi sumber informasi dan penggunaan kanal resmi menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menghindari penipuan yang semakin canggih.