SinarHarapan.id-Kesadaran masyarakat terhadap masa tua yang produktif terus meningkat. Namun, layanan kesehatan lansia yang terintegrasi masih terbatas. Menjawab celah itu, Siloam Hospitals Mampang menggandeng komunitas Agewell dalam kemitraan strategis, Sabtu (9/5/2026), di Klub Kelapa Gading, Jakarta.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) itu dilakukan oleh Ratih Hadiwinoto, mewakili Hospital Director Siloam Mampang dr. Wahyuni Dian Purwati, dan dr. Amelia Mulia selaku CEO Agewell. Keduanya sepakat untuk menyatukan keunggulan medis dan pendekatan holistik bagi lansia.
Ratih menjelaskan, kerja sama ini lahir dari kebutuhan mendesak akan perawatan yang berkesinambungan. “Para senior tidak hanya butuh pengobatan saat sakit, tetapi juga pendampingan gaya hidup. Siloam unggul di ortopedi dan tim multidisiplin. Agewell ahli dalam pelatihan kekuatan, mobilitas, hingga kognitif,” ujarnya.
Fokus utama layanan ini adalah kelompok usia 50 tahun ke atas, terutama yang berisiko mengalami osteoartritis dan gangguan muskuloskeletal. Siloam Hospitals Mampang yang dikenal dengan layanan ortopedi komprehensif akan menyediakan program preventif berupa pengecekan osteoartritis dan konsultasi dengan konsultan ortopedi. Program ini hanya bisa diakses secara eksklusif oleh anggota Agewell.
Baca juga : Cegah Kanker Lambung Sejak Dini, Siloam TB Simatupang Hadirkan UBT dan Endoskopi dengan Pendekatan Personal
Menurut dr. Amelia, pendekatan komunitas menjadi pembeda. “Kami ingin lansia tetap sehat, aktif, dan mandiri. Bukan hanya fisik, tetapi juga membangun kualitas hidup agar mereka bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal,” jelasnya di sela acara. Agewell selama ini fokus pada kebugaran untuk lansia usia 55+ hingga 75+ dengan pelatihan berbasis gerontologis bersertifikat AS.

Yang menarik, kolaborasi ini tidak berhenti pada layanan kuratif. Kedua institusi merancang alur perawatan berjenjang: mulai dari pemantauan gaya hidup sehat di komunitas Agewell, hingga rujukan medis ke Siloam Hospitals Mampang jika ditemukan keluhan serius. Layanan gawat darurat yang responsif dan fasilitas radiologi muskuloskeletal modern siap menunjang penanganan.
Ratih menambahkan, pihaknya ingin mendefinisikan ulang standar kualitas hidup lansia di Jakarta dan sekitarnya. “Ini tonggak penting. Kami memastikan setiap tahapan usia pasien mendapatkan penanganan medis dan dukungan gaya hidup yang optimal dan terpercaya,” tegasnya.
Ke depan, program rutin seperti edukasi nutrisi dan pelatihan keseimbangan akan digelar secara berkala. Masyarakat yang berminat dapat mendaftar melalui komunitas Agewell. Hingga berita ini diturunkan, antusiasme warga sekitar Jakarta Selatan cukup tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk ke kedua institusi pasca penandatanganan.
Dengan sinergi ini, harapan untuk mewujudkan active aging – penuaan aktif tanpa kehilangan kemandirian – bukan lagi sekadar wacana, melainkan layanan nyata di tengah kota.


